KPU DKI Jakarta: KTP Ganda di Medsos Hanya Rekayasa

Dibaca: 37476 kali  Senin, 06 Februari 2017 | 08:36:54 WIB
KPU DKI Jakarta: KTP Ganda di Medsos Hanya Rekayasa
Ket Foto : illustrasi Internet

JAKARTA - riautribune : Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno angkat suara terkait beredarnya KTP ganda di media sosial belakangan ini. Sumarno mengonfirmasi bahwa foto yang sama dalam tiga kartu identitas tersebut adalah rekayasa. Adapun mengenai data identitas diri telah dikonfirmasi asli dan terdaftar.

"Itu memang benar data dari KPU, tetapi fotonya foto orang lain. Jadi, ada yang sengaja menempel, merekayasa fotonya jadi tidak seusai, sehingga orang itu sama seolah-olah, padahal beda. Jadi, sudah dicek itu hanya rekayasa," terang Sumarno.

Sementara itu, untuk mematangkan persiapan jelang Pilkada Serentak 2017, KPU DKI Jakarta terus berbenah. Kendala yang ditengarai akan menghambat jalannya Pilkada Serentak 2017 adalah penggunaan surat keterangan bagi warga yang belum memiliki KTP elektronik (e-KTP). Sumarno menjelaskan, hal ini mungkin menimbulkan masalah terkait pemalsuan identitas yang akan menimbulkan daftar pemilih tetap (DPT) ganda.

Karena itu, KPU DKI menyiasati dengan mewajibkan pengguna surat keterangan melampirkan pernyataan keaslian surat tersebut. Menurutnya, sejauh ini belum ada masalah terkait hal tersebut.

"Sejauh ini memang belum ditemukan kendala-kendala signifikan. Mungkin jelang atau saat pelaksaana ada kemungkinan-kemungkinan muncul. Karena itu, kami sedang memimalisir," ucapnya.(okz)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Jumat, 19 April 2019 - 16:49:26 WIB

Antisipasi Kenaikan Trafik Saat Pilpres 2019

PEKANBARU-riautribune: PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik terkait dengan berlangsungnya Pemilihan Presiden, Rabu (17/4). Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE)