Bupati Pelalawan Serah Terima Alih Kelola SMA/SMK ke Provinsi

Dibaca: 39469 kali  Selasa, 31 Januari 2017 | 15:16:38 WIB
Bupati Pelalawan Serah Terima Alih Kelola SMA/SMK ke Provinsi
Ket Foto : foto rgc

PELALAWAN - riautribune : Sebanyak 40 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Pelalawan diserahkan terimakan ke Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau oleh Bupati Pelalawan H.M Harris di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Pelalawan,Selasa (31/01/2017).

Dari 40 SMA dan SMK yang dialih kelola oleh Pemprov Riau,setidaknya ada sebanyak 843 Guru yang ikut serta ke Provinsi.namun alih kelola tersebut tentu menimbulkan polemik diantara para guru terutama guru honorer.pasalnya butuh rangkaian proses verifikasi untuk jangka waktu yang belum bisa ditentukan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Pelalawan dalam pidatonya meyakinkan bahwa tetap akan memperhatikan nasib para guru."yang pindah kan pengelolaan dan kewenangan,namun para guru yang bertugas di Kabupaten Pelalawan tentu tetap akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pelalawan,"Ujar Harris.

Sementara itu,dikonfirmasi terpisah terkait Verifikasi guru honorer,Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau,Yefri Nelvin,Usai Serah terima,kepada RiauGreen.com mengatakan bahwa, akan melakukan verifikasi secara administrasi terlebih dahulu terhadap guru honorer."kita akan lakukan verifikasi secara administrasi terlebih dahulu,setelah kita lakukan verifikasi barulah nanti kita petakan,agar guru - guru honorer ini merata,tidak ada sekolah yang kelebihan juga tidak ada yang kekurangan,"tutup Yefri.(rg)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.