Dolar AS Balik ke Rp 14.000, BI: Badai Belum Berlalu

Dibaca: 57866 kali  Jumat, 28 Agustus 2015 | 17:31:08 WIB
Dolar AS Balik ke Rp 14.000, BI: Badai Belum Berlalu
Ket Foto : Ilustrasi Detik.com

JAKARTA-riautribune: Baru sebentar menguat, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah ke level Rp 14.000.

Rupiah masih akan mengalami tekanan hingga ketidakpastian global berakhir, yaitu soal rencana bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunganya.

Apakah badai sudah berlalu?

"Belum. Masih akan ada risk on risk off karena yang kita tunggu Fed fund rate akan menaikkan atau tidak, kayaknya nggak naik, kayaknya harus naik, tapi AS mendesak, kalau tidak, mereka terlalu kuat jadi tidak kompetitif," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Agus melihat, badai belum berakhir hingga The Fed memberikan kepastian kapan menaikkan tingkat suku bunganya.

"Pemerintah akan mendorong paket kebijakan ekonomi dan pengendalian upaya agar rupiah menjadi stabil, saya menyambut baik," katanya.

Agus menjelaskan, pelemahan nilai tukar tidak hanya terjadi di Indonesia, namun menjadi tekanan banyak negara di dunia.(detik.com)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »

Senin, 19 November 2018 - 13:09:05 WIB

Ketua DPR Apresiasi ARDINDO Berdayakan Koperasi dan UMKM

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga terhadap Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) yang berhasil meluncurkan ARDINDO MART sebagai sebuah upaya memberdayakan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekaligus, mendorong jiwa kewirausahaan dalam mendongkrak perekonomian nasional.