Gubri Akan Resmikan Jembatan Sumpur di Rohul

Dibaca: 50342 kali  Rabu, 18 Januari 2017 | 12:21:40 WIB
Gubri Akan Resmikan Jembatan Sumpur di Rohul
Ket Foto : foto bpc

PEKANBARU - riautribune : Hari Ini di jadwalkan Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman rencananya Rabu (18/1/17),meresmikan Jembatan Sumpur di Desa Bandar Datar, Kecamatan Rokan IV Koto‎, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).Jembatan Sumpur di Desa Bandar Datar, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu sudah selesai dibangun.

Pembangunan jembatan ini menghabiskan sebanyak Rp 24 miliar lebih, dan pagu APBD Riau tahun 2016. Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Riau, Khairusa kepada wartawan membenarkan rencana peresmian jembatan tersebut."Rencananya Pak Gubernur yang meresmikan Jembatan Sumpur di Rohul, hari ini,"katanya

"Jembatan ini berbatasan langsung dengan Sumbar," katanya.Jembatan yang menjadi akses perekonomian masyarakat setempat ini, dianggarkan sejak tahun 2011 silam.Jembatan Sumpur panjangnya 90 meter. Dibangun dengan material rangka baja. Mulai dikerjakan sejak tahun 2011 silam, dan baru selesai tahun 2016 lalu.

Selama lima tahun itu, pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap. Jembatan ini akan diresmikan Gubernur Riau. Seremoni acara berlangsung di Desa Bandar Datar.

Kehadiran Gubernur Riau dalam peresmian jembatan itu juga dibenarkan oleh Asisten II Setdaprov Riau, Masperi. Rombongan dari provinsi sudah meluncur ke daerah itu tadi pagi untuk melakukan simbolis peresmian.
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.