Pembukaan Lahan dan Penambangan Tanpa Izin

Aparat Harus Tegas Menangkap Pelakunya

Dibaca: 60073 kali  Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:15:25 WIB
Aparat Harus Tegas Menangkap Pelakunya
Ket Foto : Ilustrasi Internet

PEKANBARU-riautribune: Maraknya penambangan ilegal dan pembukaan lahan tanpa izin di Riau menjadi perhatian serius anggota DPRD Provinsi Riau. Hal itu dikarenakan kegiatan tersebut bisa memberikan dampak buruk terhadap lingkungan hidup. Karena itu, penegak hukum harus tegas dalam memberantas pelaku penambangan ilegal ini.

Seperti yang disampaikan anggoata DPRD Riau, Sugianto, penambangan ilegal dan pembukaan lahan secara ilegal bisa memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Bahkan manusianya bisa terbawa dampak buruk terhadap pencemaran lingkungan hidup tersebut.

Permasalahan ini, sambungnya, harus bisa segera ditindaklanjuti. "Di Kabupaten Pelalawan misalnya, ada perusahaan yang membuka lahan secara ilegal. Bahkan mencemari lingkungan sekitar. Sungai juga ada yang ditutup. Saya sudah laporkan itu kepada BLH Pelalawan, tapi tak ada tanggapan," ungkap Sugianto politisi PKB Dapil Siak-Pelalawan ini.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus bisa menindak tegas pelakunya. Jangan dibiarkan begitu saja." Harus ada tindakan tegas dan konkrit di lapangan mengenai permasalahan ini di Riau," tegas Sugianto.

Sementara itu, anggota DPRD Riau lainnya, DR. H. Ilyas HU menegaskan, Kemeneterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bisa menindaklanjuti penambangan ilegal maupun pembukaan lahan tanpa izin ini. "Bagaimana pun segala usaha itu harus ada izin. Harus ditindakan tegas pelakunya," pungkas politisi Nasdem asal Kampar ini.(wan)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.