Soal 'Pahlawan Kafir', Dwi Estiningsih: Tak Ada Kaitan dengan PKS

Dibaca: 44902 kali  Jumat, 30 Desember 2016 | 09:42:10 WIB
Soal 'Pahlawan Kafir', Dwi Estiningsih: Tak Ada Kaitan dengan PKS
Ket Foto : foto internet

YOGYAKARTA - riautribune : Cuitan Dwi Estiningsih soal 'Pahlawan Kafir' belakangan menjadi viral hingga masuk ke ranah hukum. Dwi memastikan cuitannya itu pendapat pribadi dan tak berkaitan dengan partainya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Ini pernyataan pribadi, tak ada hubungannya dengan partai," jawab Dwi saat ditanya soal tanggapan partai mengenai cuitan dan urusan hukum yang sedang dihadapinya.

Hal ini disampaikan Dwi dalam jumpa pers di Omah Djowo Resto, Jalan Lowanu, Yogyakarta, Kamis (29/12/2016). Dwi merupakan kader PKS dan pernah menjadi calon anggota DPRD DIY pada 2014, tapi gagal.

Dwi mengaku siap menjalani proses hukum akibat cuitannya yang menyebut 'pahlawan kafir'. Menurutnya, aral melintang pasti akan ada dalam setiap perjuangan.

"Setiap perjuangan pasti ada aral melintang. Kalau lurus-lurus saja malah aneh," ujar Dwi saat ditanya wartawan apakah dia terganggu oleh perkara hukum yang menderanya.

Sebelumnya, Ketua DPP Bidang Humas PKS Dedi Supriadi juga menegaskan bahwa cuitan itu ditulis di akun pribadi Dwi, sehingga isinya merupakan pendapat pribadi. "Kan dia nulisnya di akunnya sendiri. Sama sekali tidak mewakili pendapat partai," kata Dedi melalui pesan singkat, Rabu (21/12).

Hingga kini sudah ada dua pihak yang melaporkan cuitan Dwi kepada polisi. Pelapor pertama adalah Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri). Mereka melaporkan cuitan Dwi ke Polda Metro Jaya dengan laporan bernomor LP/6252/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Laporan kedua dilayangkan oleh komunitas bernama Gerakan Masyarakat Bhinneka (GMB), yang dikoordinatori oleh Lestanta Budiman (sebelumnya ditulis Lestanto). Laporan tersebut bernomor LP/1015/XII/2016/DIY/SPKT.

Keduanya melapor atas tuduhan Pasal 28 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).(dtk)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.