Komisi V Minta Polisi Tertibkan Klakson "Tolelot"

Dibaca: 76863 kali  Rabu, 21 Desember 2016 | 15:39:08 WIB
Komisi V Minta Polisi Tertibkan Klakson
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Belakangan bus-bus antar provinsi di Pulau Jawa menggunakan klakson berbunyi panjang kerab disebut dengan "tolelot". Sebagian warga yang ada di pinggir jalan bahkan menjadikan bunyi itu menjadi bahan untuk menghibur diri. Tiap melihat ada bus yang lewat, mereka kerab meneriakan "om tolelot om". Hashtag atau tanda pagar #telolet pun berada pada trending topic di media sosial Twitter.

Klakson yang berbunyi nyaring dan panjang tersebut dikhawatirkan akan mengganggu pengendara lainnya. Menanggapi fenomena tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Nizar Zahro mendesak kepolisian untuk membuat larangan bagi penggunaan klakson itu jika memang dianggap telah melanggar UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Kita memohon kepada polisi agar memasang spanduk larangan terhadap anak-anak karena itu membahayakan keselamatan," desaknya, Rabu (21/12). "Klakson bus, mobil motor dibunyikan hanya untuk peringatan," lanjut Nizar Zahro. Politisi Partai Gerindra ini kemudian menghimbau kepada semua pengguna jalan untuk tidak meniru dan menggunakan klakson tersebut.(rmol)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »