Mantan Kadisos Riau dan Dua Konsultan di Tahan

Dibaca: 61842 kali  Jumat, 16 Desember 2016 | 12:48:22 WIB
Mantan Kadisos Riau dan Dua Konsultan di Tahan
Ket Foto :

PASIR PANGARAIAN - riautribune : Kasus dugaan korupsi proyek rumah sederhana untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun anggaran 2012, libatkan mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau Said Saqlul Amri, juga dua Konsultan Pengawas Junaidi dan Kusairi. Kasus ini sudah tahap dua atau P21.

Dalam kasus itu, Said Saqlul dan dua Konsultan Pengawas kini berkasnya sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul ke Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dan ketiganya sudah ditahan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

Informasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul , Syafiruddin SH,MH  melalui Kasi Pidsus Kejari Rohul Nico Fernando SH, dugaan korupsi proyek rumah sederhana KAT di Dusun Sungai Jurong Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul, limpahan dari Penyidik Polres Rohul.

Kasus Tipikor tersebut, masih terkait perkara yang melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sanusi, termasuk Kontraktor Sri tahun 2015 lalu yang sudah divonis, dimana masing-masing dihukum setahun penjara.

"Perkara ini awalnya dilimpahan dari Polres Rohul dan sudah P21," kata Nico Fernando, didampingi Kasi Intel Kejari Rohul Agus Kurniawan SH, Kamis (15/12/2016).

Ungkap Nico, berkas tahap dua Said Saqlul diterima Kejari Rohul pada Selasa (13/12/2016) lalu, di Kejaksaan Tinggi Riau. Said datang ke Kejati didampingi Penyidik Polres Rohul. Di hari yang sama, berkasnya langsung dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru.

"Saat ini, tersangka Said Saqlul sudah langsung ditahan di Rutan Sialang Bungkuk," ucap Nico.

Nico mengaku, awalnya berkas tahap dua Said Saqlul dan dua Konsultan Pengawas yakni Junaidi dan Kusairi, seharusnya dilakukan pada 28 November 2016. Kini Said Saqlul tidak memenuhi panggilan, sehingga hanya berkas tahap dua tersangka Junaidi dan Kusairi yang dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, dan keduanya langsung ditahan di Rutan Sialang Bungkuk.

Sementara, berkas Said Saqlul baru dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Selasa (13/12/2016) lalu, dan mantan Kadinsos Riau ini langsung ditahan di Rutan Sialang Bungkuk.

Ungkap Nico, bahwa proyek pembangunan rumah sederhana untuk KAT di Dusun Sungai Jurong Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul tahun 2012 ini terindikasi korupsi karena realisasinya cukup rendah.

Di proyek itu, ada sekitar 54 unit rumah sederhana untuk KAT di Bonai Darussalam yang harus dibangun. Namun, kondisinya atau realisasi proyek antara 70-80 persen.

"Hasil temuan BPKP, ada kerugian negara sekitar Rp 450 juta," ucap Nico dan memperkirakan pekan depan perkara dugaan korupsi tersebut, sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.(hrc)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Sabtu, 15 Desember 2018 - 11:10:58 WIB

Pelantikkan DPC Demokrat oleh SBY Terasa Gezah

PEKANBARU-riautribune: Sekalipun sempat didera oleh peristiwa perusakkan baleho dan bendera partai Demokrat, gesa pelantikkan DPC Demokrat se Riau tetap terasa. Disaksikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan pengurus DPP lainnya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau resmi dilantik. Pengurus dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu (15/12/18).

Sabtu, 15 Desember 2018 - 11:10:58 WIB

Pelantikkan DPC Demokrat oleh SBY Terasa Gezah

PEKANBARU-riautribune: Sekalipun sempat didera oleh peristiwa perusakkan baleho dan bendera partai Demokrat, gesa pelantikkan DPC Demokrat se Riau tetap terasa. Disaksikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan pengurus DPP lainnya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau resmi dilantik. Pengurus dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu (15/12/18).