Tahun Depan, Harga BBM Premium Naik Rp300

Dibaca: 54252 kali  Rabu, 14 Desember 2016 | 16:37:05 WIB
Tahun Depan, Harga BBM Premium Naik Rp300
Ket Foto : ilustrasi internet

JAKARTA - riautribune : PT Pertamina (Persero) membenarkan adanya kemungkinan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium di tahun depan. Sebab penentuan harga BBM subsidi juga berdasarkan formula harga minyak mentah di pasar dan nilai tukar Rupiah.

Direktur Pemasaran PT Pertamina M Iskandar mengatakan, untuk harga minyak mentah dunia memang ada kecenderungan naik. Sementara nilai tukar Rupiah belum menunjukkan penguatan yang berarti.

"Premium kita ikutin harga pasar saja, kan baiknya kalau sesuai dengan formula," tuturnya di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (14/12/2016).

Jika menurut perhitungannya, kemungkinan harga Premium akan naik Rp300 per liter di awal tahun. Namun keputusan untuk menentukan besaran kenaikan harga akan diambil pada 25 Desember mendatang. "Kita tunggu tanggal 25 saja. Kemungkinan (kenaikan premium) nilainya sekitar Rp300-an, berdasarkan formula," kata dia.

Sementara untuk, harga BBM jenis Solar, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Ahmad Bambang sebelumnya mengatakan akan naik Rp500 per liter. Namun menurut Iskandar angka tersebut masih belum pasti, karena hal itu masih berupa usulan dan butuh perhitungan.

"Karena itu domainnya pemerintah, jadi yang diusulkan pak AB, clear kita hanya bersifat hanya mengusulkan, dan memang cenderungnya naik di periode perhitungan. Karena dasar perhitungan per satu januari nanti, kita masih menunggu karena periodenya per 24 Desember," katanya.
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.