Praktek Bisnis di Parkiran FEKONSOS

Dibaca: 65127 kali  Rabu, 16 November 2016 | 13:58:40 WIB
Praktek Bisnis di Parkiran FEKONSOS
Ket Foto :

 PEKANBARU - riautribune : Area parkiran Fekonsos (Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial) UIN Suska Riau tidak seperti hari – hari biasanya. Parkiran yang normalnya dipenuhi dengan kendaraan mahasiswa ini, kini diisi dengan beberapa stand praktek bisnis mahasiswa D3 Manajemen Perusahaan yang menjual berbagai makanan yang unik.Praktek bisnis itu dilaksanakan dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Praktek Bisnis. Praktek ini berlangsung mulai hari Senin, 14 November 2016.

Salah satu stand praktek bisnis tersebut bernama ”TONGSIS” (Tongkrongan Mahasiswa Narsis).Sesuai dengan namanya, Tongsis tidak hanya menyediakan berbagai macam makanan dan minuman, namun Tongsis juga menyediakan properti-properti yang dapat membuat selfie kamu ditempat ini menjadi lebih menarik.

 Dengan slogan“Rasa Boss, Harga Anak Kos!!!“ Tongsis berhasil menarik perhatian mahasiswa dengan rasa yang khas layaknya menu di cafe-cafe namun tetap terjangkau untuk saku mahasiswa.

Tempat ini menyediakan berbagai menu spesial sepertiRockStar (Roti Bakar Cetar), Fuyunghai (bahasa mandarin dari telor dadar, yang dipadu padankan dengan sosis dan sayur sayuran), dan Rainbow Drink dengan tiga varian rasa yakni, Rainbow Drink HTS (Hubungan Tanpa Status), Rainbow Drink LDR(Long Distance Relation), dan Rainbow Drink Jomblo.

“Praktek Bisnis inidiadakanuntuk membangun motivasi dari kawan-kawan  Manajemen Perusahaan tentang bagaimana cara membuka, menjalankan usaha dan mengetahui bagaimana kondisi dilapangan yang sebenarnya. Praktek bisnis ini diharapkan dapat menjadi pengalaman apabilaingin membuka usaha nantinya” ujar Ketua Operasional Mhd. Aji subarkah.(my)  
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu