Gubri Saksikan Repling Personel Yonko 462 Paskhas

Dibaca: 57942 kali  Sabtu, 29 Oktober 2016 | 08:55:33 WIB
Gubri Saksikan Repling Personel Yonko 462 Paskhas
Ket Foto : foto Gubri Saksikan Repling Personel Yonko 462 Paskhas

PEKANBARU - riautribune : Pada Jumat sore (28/10/2016) Kantor Gubernur Riau tiba-tiba ramai oleh masyarakat, ini karena diadakannya kegiatan Repling oleh Personel Yonko 462 Paskhas dalam rangka Pelaksanaan Latihan Cakra Wahana PaksaTaruna Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2016.

Bertempat di halaman kantor Gubernur Riau,  Gita Dirgantara dari taruna AAU  sukses tampilkan atraksi di hadapan Gubernur Riau (Gubri) , Arsyadjuliandi Rachman.

Kegiatan repling ini disaksikan langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Muda Iman Sudrajat, Komandan Lanud Rusmin Nurjadin Marsekal Pertama Henri Alfiandi, Plt.Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, Forkopimda Riau dan undangan lainnya.

Kegiatan ini dimulai dengan penerjunan pasukan Paskhas TNI AU dari atas helikopter di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Jumat (28/10/2016) dan penampilan marching band Gita Dirgantara.

"Saya sangat senang dengan penampilan taruna ini. Terlebih komandan taruna D S Reksa merupakan putera asli Riau dari Dumai," ujar Gubernur usai acara.

Gubri berpesan agar kehadiran taruna ini menjadi motivasi bagi pemuda yang ada di Riau. Gubernur senang taruna AAU kunjungi Provinsi Riau dan melihat bagaimana keberadaan Angkatan Udara Roesmin Nurjadin.

"Ini merupakan awalan yang bagus. Mudah-mudahan makin banyak pemuda Riau yang terus berpreatasi di berbagai bidang," ujarnya.(hms)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu