Pendukung Agus-Sylvi: Sudah Saatnya Ahok Diganti!

Dibaca: 22261 kali  Rabu, 26 Oktober 2016 | 12:02:00 WIB
Pendukung Agus-Sylvi: Sudah Saatnya Ahok Diganti!
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Relawan Jakarta untuk Rakyat (Juara) memberikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja KPU DKI Jakarta yang telah menetapkan tiga pasangan calon sebagai kontestan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Terkait pelaksanaan Pilkada di Ibu Kota tersebut, Relawan Juara yang merupakan gabungan dari berbagai mantan aktifis mahasiswa tersebut merasa terpanggil untuk meningkatkan kualitas dan derajat demokrasi dalam kontestasi Pilgub DKI.

Hal itu ditegaskan oleh Koordinator Presidium Relawan Juara, Kamhar Lakumani dalam siaran pers yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (25/10).

Menurutnya, Relawan Juara selama ini telah mencermati petahana, Basuki T Purnama alias Ahok dalam memimpin Jakarta. Ahok hanya membangun badan, tapi tidak membangun jiwa.

Selain itu, pembangunan yang dilakukan Ahok hanya berorientasi dan berpihak pada golongan tertentu, bukan segenap warga Jakarta.

"Mengentaskan kemiskinan dengan menyingkirkan/menggusur orang miskin adalah semiskin-miskinnya cara dalam pembangunan yang sejatinya adalah perluasan kebebasan subtantif," lanjutnya.

Ahok, kata Kamhar lagi, juga inkonsisten antara perkataan dan perbuatan. Karenanya, pihaknya berpandangan dan berkesimpulan tak ada satu pun yang bisa dibanggakan apalagi dijadikan panutan dari model kepemimpinan Ahok yang juga mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Karenanya sudah saatnya (Ahok) diganti" tegas relawan yang mendukung pasangan Agus-Silvy ini.(rmol)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 20 September 2017 - 14:54:07 WIB

Momo Gheisa Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Pun Membahana

Veronica Morina Sinaga atau yang dikenal sebagai Momo Geisha, tiba di rumah duka Jalan Kurnia, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, pada Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 12.50 WIB. Kedatangan Momo karena mendapat kabar, Sang Ayah Jabonar yang juga wartawan senior di Kabupaten indragiri Hulu Rengat.