HM.Wardan : Disdukcapil Harus tingkatkan Pelayanan Maksimal

Dibaca: 61010 kali  Selasa, 18 Oktober 2016 | 15:09:29 WIB
HM.Wardan : Disdukcapil Harus tingkatkan Pelayanan Maksimal
Ket Foto : foto pnc

TEMBILAHAN - riautribune : Pelayanan untuk pembuatan KTP Elektronik (e-KTP) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indrahiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau diharapkan ditingkatkan agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Demikian yang disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan saat melakukan inspeksi mendadak mangenai pelayanan di Kantor Disdukcapil setempat, Senin (17/10/2016).

"Hari ini Disdukcapil merupakan tempat pelayanan yang memang selalu ramai. Kita minta kepada Disdukcapil untuk melakukan pelayanan yang maksimal, jangan sampai masyarakat menunggu lama," ungkap Bupati Inhil.

Selain itu, bupati juga menginstruksikan kepada Disdukcapil untuk aktif memberitahukan kepada masyarakat jika data yang mereka perlukan sudah siap. "Jika memang kepengurusan dokumen kependudukan sudah selesai agar segera menghubungi masyarakat," sebutnya.

Dari pantauan di lapangan, sidak bupati kali ini jauh lebih aktif dari biasanya yakni mulai dari layanan, hingga masuk ruangan pelayanan satu per satu dilakukan.

Bahkan, bupati juga menyempatkan diri mengecek ruangan pelayanan dan melakukan interaksi dengan masyarakat peserta perekaman e-KTP.

"Kita meminta kepada petugas untuk tidak melakukan pungutan liar, dan apabila ditemukan ada pungutan, masyarakat silakan mengadukan hal tersebut ke nomor yang telah disiapkan," harapnya.(pnc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu