Polda Riau Bongkar Prostitusi Online dan Perdagangan ABG

Dibaca: 68248 kali  Kamis, 22 September 2016 | 09:47:40 WIB
Polda Riau Bongkar Prostitusi Online dan Perdagangan ABG
Ket Foto : foto internet

PEKANBARU - riautribune : Direktorat Reskrimum Polda Riau membongkar prostitusi online yang memperdagangkan wanita di bawah umur alias Anak Baru Gede (ABG). Otak pelaku inisial RT alias Edo (20), dia seorang gay dan juga kerap dugem menggunakan pil ekstasi dari hasil bisnis nya itu.
 
RT alias Edo tidak sendirian, dia berbisnis haram itu bersama 2 orang temannya yakni DD alias Odi (18) dan seorang wanita Nu (20) yang ikut diciduk polisi pada Selasa (20/9) malam.
 
"Dari tangan ketiga tersangka ini, kami temukan pil ekstasi sebanyak lima butir dari tersangka RT, serta uang tunai diduga hasil bisnis prostitusi online senilai Rp 6 juta," ujar Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Surawan, Rabu (21/9/2016).
 
Dikatakan Surawan, RT alias Edo mendapatkan pil ekstasi itu dari temannya inisial A. Dari situ, petugas pun langsung mencari keberadaan A yang diduga sebagai pengedar ekstasi tersebut.
 
"Langsung kita cari keberadaan A. Dia menginap di hotel lain di Pekanbaru lalu berhasil kita tangkap dan mengakui ekstasi itu dijualnya kepada RT untuk sebuah pesta atau dugem," ucap Surawan.
 
Selain pil ekstasi dan uang penjualan ABG di bawah umur itu, polisi juga mengamankan tiga handphone milik ketiga tersangka yang ditenggarai digunakan untuk transaksi prostitusi melalui Facebook tersebut.
 
Menurut perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1995 ini, terbongkarnya kasus ini berawal dari penelusuran tim siber patrol Ditreskrimum Polda Riau yang menemukan sebuah Facebook, di mana di dalamnya menjalankan bisnis esek-esek, khususnya anak remaja.

"Saat ini kita akan pantau terus sindikat prostitusi online baik anak di bawah umur maupun wanita dewasa," pungkas Surawan.(rac)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukrim" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.