Mabes Polri: Obat Palsu Menyebar ke Toko di Jakarta Hingga ke Daerah

Dibaca: 46804 kali  Rabu, 07 September 2016 | 16:50:42 WIB
Mabes Polri: Obat Palsu Menyebar ke Toko di Jakarta Hingga ke Daerah
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Kasus obat palsu benar-benar merisaukan. Para pelaku mengedarkan obat ilegal yang tidak mempunyai izin edar ke toko obat di Jakarta hingga ke daerah.

"Mereka menjual di lokasi-lokasi seperti toko yang ada di daerah. Tentunya kalau dijual di apotek resmi tentu mereka lebih ketat menerima obat itu," terang Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli di Kementerian LHK, Rabu (7/9/2016).

Tap Boy tak memungkiri di Jakarta juga beredar obat palsu tersebut. Pihak kepolisian menemukan di beberapa lokasi.

"Banyak. Jakarta Pusat ada, Jakarta Timur ada, Selatan ada. Di beberapa lokasi di Jakarta ada masing-masing toko," terang Boy.

"Bukan masalah tokonya. Kalau dia jual obat dengan resep dokter, tentu dilihat bagaimana kapasitas dia. Kecuali obat-obatan yang dijual bebas. Sedangkan yang menggunakan resep dokter dengan dosis tertentu itu kan harus memiliki hasil uji laboratoris dari BPOM. Itu yang dilihat nanti kalau belum sama dengan obat ilegal," tambahnya.(dtk)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.