Polda Riau Periksa Wanita Saksi Kunci Tewasnya Polisi di Meranti

Dibaca: 60065 kali  Rabu, 31 Agustus 2016 | 17:08:46 WIB
Polda Riau Periksa Wanita Saksi Kunci Tewasnya Polisi di Meranti
Ket Foto : foto riau pembaharuan.com

PEKANBARU - riautribune :Setelah sepekan lamanya menjadi misteri siapa wanita yang ada di antara perkelahian Brigadir Adil S Tambunan (34) dengan Apri Adi Pratama (24) kini mulai terkuak.

Memang butuh kerja keras untuk mengungkapnya, karena kedua yang bercekcok sama-sama tewas, Brigadir Adil S Tambunan tewas karena ditikam Apri Adi Pratama di parkiran hotel, kemudian Apri Adi Pratama ditangkap polisi dan tewas diduga adanya penganiayaan oleh personil.

Wanita itu adalah inisial WA alias EK tengah menjalani pemeriksaan di Polda Riau. Dialah yang diduga menjadi penyebab kerusuhan berdarah di Meranti pada Kamis lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo sebelumnya sudah mengatakan bahwa perselisihan antara Brigadir Adil S Tambunan dengan Apri Adi Pratama seorang honorer di Dispenda Kabupaten Kepulauan Meranti diduga dilatarbelakangi oleh rasa cemburu.

Saat peristiwa di depan Hotel Furama Selatpanjang, Apri Adi Pratama bertemu dengan Brigadir Adil bersama dengan seorang perempuan.(drc)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukrim" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.