Pascabentrok, Kapolres Meranti Dimutasi ke Polda Riau

Dibaca: 78751 kali  Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:38:00 WIB
Pascabentrok, Kapolres Meranti Dimutasi ke Polda Riau
Ket Foto : foto internet

JAKARTA - riautribune : Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto mengatakan mantan Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Meranti AKB Asep Iskandar dimutasi ke Kepolisian Daerah Riau. Asep digantikan oleh AKB Barliyansyah, perwira dari Polda Riau.

Pascabentrok di Polres Meranti, Kapolda Riau Brigjen Supriyanto menonaktifkan Kapolres Kepulauan Meranti AKB Asep Iskandar dari jabatannya pada Sabtu, 27 Agustus 2016. Asep dinilai tidak cakap sehingga dimutasi.

“Pergantian kepemimpinan di Polres Kepulauan Meranti diharapkan memudahkan kepolisian dalam penanganan dan koordinasi,” kata Agus di kompleks Mabes Polri, Selasa, 30 Agustus. Polisi dan pemerintah setempat sudah melakukan mediasi dengan masyarakat sekitar.

Menurut Agus, Mabes Polri akan segera memberikan pengarahan kepada semua polisi untuk melaksanakan tugas sesuai ketentuan. "Masyarakat juga harus patuh kepada undang-undang yang berlaku dan tidak mudah terprovokasi."

Kerusuhan di Polres Kepulauan Meranti terjadi pada 25 Agustus lalu setelah polisi menangkap Apri Adi Pratama, 24 tahun. Apri ditangkap karena diduga membunuh anggota Polres Meranti, Brigadir Adil S. Tambunan, 31 tahun.

Apri tewas setelah penangkapan. Hal itu menyulut kemarahan warga Desa Selatpanjang. Ratusan warga yang emosi melempari kantor Polres Meranti dengan batu, yang mengakibatkan sejumlah kaca pecah. Polisi melepas tembakan peringatan ke udara untuk menenangkan warga. Seorang warga dilaporkan tewas dalam kerusuhan itu.

Agus mengatakan informasi yang beredar di masyarakat adalah Apri dianiaya polisi. Seharusnya, bila ada tindakan Polri yang tidak pas, masyarakat bisa melaporkannya. "Kami akan proses laporan itu. Tapi, kalau main hakim sendiri, persoalan utamanya jadi hilang," ujarnya.

Polisi masih menelusuri provokator terjadinya kerusuhan itu. Namun pihaknya mengutamakan situasi kondusif terjaga di daerah tersebut.(tmpo)


 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:15:56 WIB

Bambang:Perwako Jangan Mempersulit Masyarakat

PEKANBARU-riautribune: Perlu diingat, bahwa kewenangan pembentukan Peraturan Walikota (Perwako) adalah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi (dalam hal ini juga termasuk Perda). Secara hierarki, kedudukan Perda lebih tinggi dari Perwako. Demikian diungkapkan oleh Bambang H Rumnan., SH., MH selaku Koordinator Advokasi GMMK.