Lempar Tanggung Jawab SKA Mall Pasca Kebakaran

Jhon: “Imron Jangan Asal Lempar Tanggung Jawab, Saya akan Tuntut”

Dibaca: 111621 kali  Selasa, 16 Agustus 2016 | 08:59:15 WIB
Jhon: “Imron Jangan Asal Lempar Tanggung Jawab, Saya akan Tuntut”
Ket Foto : foto riautribune.com

PEKANBARU - riautribune: Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah pekerja Bangunan SKA CO EX, berada dibawah pengawasan kontraktor PT RUS, pihak managemen SKA sempat melemparkan hal ini agar disikapi dan dijawab oleh Jhon selaku penanggung jawab PT RUS.

Senin (15/8) tim Riautribune sempat menghubungi jhon. “Ya, saya Jhon, tapi mohon diketahui saya sudah mundur dari PT RUS 2 bulan lalu. Saya kesal dengan managemen Mall, dipekerjakan dengan gaji yang tidak layak, dan tanggung jawab yang luar biasa besar,bahkan ketika ada kecelakaan kerja selalu saya yang dihadapkan. Mengenai kejadian kebakaran yang bapak sebutkan tadi, bukan lagi sepengetahuan dan tanggung jawab saya. Silahkan minta pertanggung jawaban dan penjelasan Imron,”Ucap Jhon.

Ketika dijelaskan bahwa pihak SKA sendiri yang mengarahkan agar menghubungi Jhon. “Oh kalau demikian lepar batu sembunyi tangan namanya pak. Saya memang berkali-kali dibuat pihak managemen Citra City itu demikian. Saya akan tuntut mereka yang main tuduh saja. Mereka adalah perusahaan kacangan, tidak bertanggung jawab. Dan selalu berupaya lepas tangan terhadap kejadian-kejadian yang menimpa project,”Ucap Jhon tegas.

Jhon mengaku cukup kesal, karena selalu diberi pengalihan tanggung jawab. Atas tunduhan tersebut dirinya pun mengaku siap akan menuntut.(ehm)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu