UR Berikan Wawasan Iptek bagi Pengunjung Pameran Ritech Expo

Dibaca: 53979 kali  Sabtu, 13 Agustus 2016 | 21:40:04 WIB
UR Berikan Wawasan Iptek bagi Pengunjung Pameran Ritech Expo
Ket Foto : Universitas Riau (UR) ambil bagian dalam pameran Ritech Expo yang dilaksanakan di Solo 10-13 Agustus 2016.(Foto riautribune.com)

PEKANBARU-riautribune: Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang dilaksanakan di Solo 10-13 Agustus 2016, Universitas Riau (UR) sebagai bagian dari elemen pendukung inovasi teknologi melalui subangsih berupa karya dan produk penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Research, Innovation and Technology (Ritech) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia.

"Alhamdulillah, kita (UR-red) diberikan kesempatan oleh Kemenristekdikti untuk menampilkan produk hasil pengembangan teknologi hasil karya UR. Pada pameran Ritech Expo ini, UR mengisi dua stand di zona Teknologi Informasi Komunikasi dan di zona instansi pemerintahan." ungkap Dodi Sofyan Arief, dosen Fakultas Teknik UR.

"Produk penelitaian yang kita tampilkan, yaitu excavator mini dalam hal modifikasi serta pengujian sistem kontrol dan sistem swing. Excavator sendiri adalah salah satu alat berat yang berperan dalam proyek pembagunan yang dapat melakukan pekerjaan konstruksi seperti menggali, memecahkan bebatuan dan memuat barang-barang berat." tambah dodi.

Di tempat berbeda, Nazaruddin, ST., MT, Ketua Jurusan Teknik Mesin UR, mengatakan bahwa Excavator yang dibuat Fakultas Teknik UR menggunakan sistem pneumati, bertumpu pada sebuah remote pengontrol gerak yang di lengkapi dengan tombol-tombol pengatur, serta gerak putar swing 360 derajat. "Model excavator mini ini menggunakan daya listrik DC 12 Volt pada sistem kontrol dan udara kempa untuk menggerakkan sistem pneumatiknya."

Pada pameran iptek ini, UR juga menampilkan mesin copy camshaft  yang juga dipamerkan di acara Ritech Expo. Secara umum, prinsip kerja mesin copy camshaft dengan menggunakan camshaft yang baru, dijadikan acuan awal, kemudian camshaft yang akan dibuat disesuaikan dengan bentuk atau profil camshaft yang baru dengan menggunakan amplas sebagai tool. Tool yang disentuhkan pada permukaan camshaft mengikuti bentuk atau profil metode ini adalah untuk pembuatan mesin copy camshaft.

"Prinsip kerja mesin copy camshaft ialah dudukan amplas dan amplas berputar bersentuhan dengan benda kerja sehingga terjadi penyayatan terhadap camshaft dimana gerak pemakanan diatur oleh handle pengatur pemakanan. Proses copy camshaft dinyatakan selesai apabila bagian base circle camshaft telah menyentuh plat datum," jelas Nazaruddin.

Wiyono Djari, salah satu pengujung Ritech Expo, antusias terhadap ajang pameran yang diselenggarakan oleh Menristekdikti dan berharap acara ini berlangsung kembali ditahun-tahun kedepan agar mahasiswa dan peneliti dapat mengembangkan hasil produk yang inovatif dan sebagai alat penukar pemikiran dengan peserta pameran yang lain.

"UR sudah cukup bagus dalam mengikuti perkembangan teknologi yang telah berkembang saat ini dan UR agar lebih dapat mengembangkan kembali hasil penemuan produk baru yang lebih inovatif agar tidak hanya itu-itu saja yang ditampilkan," saran Wiyono. ***

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Pekanbaru" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.