Buka GIIAS 2016, JK: Industri Automotif Jadi Indikator Penting

Dibaca: 34667 kali  Jumat, 12 Agustus 2016 | 11:21:11 WIB
Buka GIIAS 2016, JK: Industri Automotif Jadi Indikator Penting
Ket Foto : Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka GIIAS 2016.(internet)

JAKARTA-riautribune: Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan industri automotif di banyak negara dijadikan indikator penting untuk mengukur berhasil atau tidaknya perekonomian. Pasalnya industri automotif bisa memberikan efek besar ke banyak pihak.

“Kenapa sangat penting, pertama kita mengerti industri mobil punya multiplier effect dari hulu ke hilir yang besar. Jika industrinya besar maka industri kecil pendukungnya akan berkembang,” kata JK saat memberikan sambutan pembukaan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (11/8/2016).

Ia mencontohkan Amerika Serikat. Di negara itu, kemajuan ekonomi bisa dilihat dari industri automotif, selain properti.

Ia menjelaskan, di bagian hilir diisi oleh diler-diler serta pelayanan purnajual, bengkel suku cadang, dan lainnya. Jumlah diler dan bengkel di Indonesia sangat banyak menyertai semakin tumbuhnya pengguna mobil. Pertumbuhan itu tidak hanya terjadi di kota-kota besar, namun merembet ke daerah.

Karena itu, tambah JK, pemerintah berupaya untuk mendukung pertumbuhan industri automotif. Salah satunya dengan penyediaan infrastruktur.

“Memajukan logistik yang baik untuk hal itu. Pemerintah segera merealisasikan pembangunan pelabuhan baru untuk memudahlan logistiknya,” ungkapnya.

Dengan infrastruktur dan jalur distribusi yang memadai, maka pendistribusian kendaraan ke daerah akan terbantu. Hal ini juga akan memberikan nilai tambah bagi daerah. Sehingga pertumbuhan industri automotif dirasakan dampaknya ke daerah.

“Bagi pemerintah daerah, pajak nasional yang sangat penting ialah pajak kendaraan.

Ini memberikan suatu indikasi bagaimana peran industiri mobil untuk kita,” pungkas dia.(okz/rt)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »