Pemkab Inhil Taja Pacu Sampan Leper

Dibaca: 51808 kali  Senin, 25 Juli 2016 | 15:33:28 WIB
Pemkab Inhil Taja Pacu Sampan Leper
Ket Foto :

TEMBILAHAN-riautribune :PemKab Indragiri Hilir melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar iven wisata Pacu Sampan Leper, Ahad (24/7/16).

Kegiatan yang digelar di samping Jembatan Tasik Gemilang, Kuala Getek, Kelurahan Sungai Luar ini dibuka Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil Rudiansyah ini dihadiri Kepala Bidang Promosi Pariwisata Okta Fulsiamitra, DPRD dan unsur Forkopimda dan pejabat Pemkab Inhil.

Pacu Sampan Leper yang digelar tanggal 24-25 Juli ini diikuti peserta kategori perseorangan sebanyak 45 orang dan 23 regu, utusan dari kalangan masyarakat, instansi pemerintah, organisasi masyarakat dan pemuda serta universitas.

Tujuan diselenggarakannya Pacu Sampan Leper yang dilaksanakan setiap tahunnya, untuk melestarikan tradisi dan budaya yang ada di masyarakat Inhil serta pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Inhil.

Asisten II Setda Inhil, Rudiansyah mengatakan, Pemkab Inhil setiap tahun selalu mengadakan iven wisata pacu Sampan Leper yang dipusatkan di Sungai Getek ini untuk melestarikan, juga sarana hiburan bagi masyarakat Inhil dan wisatawan.

Kegiatan ini juga sebagai kilas balik kondisi masyarakat Inhil pada zaman dahulu, dimana masyarakat menciptakan kendaraan yang bukan hanya dapat bergerak diatas air, tapi juga diatas lumpur, sehingga dinamakan Sampan Leper (karena bagian bawahnya dimodifikasi berbentuk datar agar dapat meluncur diatas lumpur saat air laut/sungai surut.

"Kegiatan ini diharapkan, menjadi daya tarik wisatawan dan hiburan bagi masyarakat di Kabupaten Inhil. Iven semacam ini juga untuk melestarikan khasanah budaya masyarakat yang berada di pinggir sungai atau laut di Inhil," harapnya.

Sampai saat ini, transportasi air yang juga dapat meluncur diatas lumpur ini masih digunakan masyarakat, terutama untuk menyeberang di kawasan yang belum terhubung oleh jembatan.

"Seperti di Sungai Getek ini, walaupun saat ini daerah sudah di hubungkan dengan jembatan, tetapi masih ada masyarakat yang menggunakan Sampan Leper ini sebagai alat transportasi," imbuhnya.

Pengamatan di lapangan terlihat, masyarakat memadati bagian atas Jembatan Tasik Gemilang yang melintasi sungai Batang Tuaka, untuk menyaksikan para peserta yang berlomba di ajang iven wisata Sampan Leper ini.(rtk)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »