Ketua MPR Berharap Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Anak

Dibaca: 45818 kali  Sabtu, 23 Juli 2016 | 11:31:27 WIB
Ketua MPR Berharap Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Anak
Ket Foto : ilustrasi internet

JAKARTA - riautribune :Hari ini merupakan peringatan Hari Anak Nasional. Ketua MPR Zulkifli Hasan punya harapan agar anak-anak Indonesia tak ada lagi yang mendapat kekerasan.

"Saya berharap di Hari Anak Nasional ini tidak ada lagi kekerasan terhadap anak. Begitu juga perilaku yang tidak semestinya diterima oleh anak-anak kita. Sebab anak seharusnya mendapat kasih sayang," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/7/2016).

Zulkifli menyatakan, kasus kekerasan pada anak harus dihilangkan dari tanah air. Baik itu kekerasan secara verbal, sikap, maupun seksual.

Tak hanya itu, Zulkifli juga menyayangkan masih tingginya angka kekerasan terhadap anak di Indonesia. Negara pun diminta agar hadir untuk memastikan hak akan perlindungan bagi anak.

"Sebab anak merupakan tunas bangsa. Di mana harapan dan masa depan Indonesia terletak di pundak mereka," kata Zulkifli.

Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kata Zulkifli, harus menjadi momentum agar anak dapat mendapat hak dan kesempatan yang sama. Utamanya adalah soal kasih sayang, kehidupan layak, dan pendidikan setinggi-tingginya yang sudah sepatutnya mereka dapatkan.

"Negara tentu harus hadir untuk anak-anak Indonesia agar mereka mendapat hak pendidikan dan perlindungan yang semestinya, sehingga tidak ada lagi hal-hal buruk yang terjadi. Sebab anak-anak adalah masa depan kita," tutup Zulkifli.(dtk/rt)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.