PGRI Didik 30 Pengurus Pilot Project Pengembangan Organisasi

Dibaca: 66464 kali  Selasa, 19 Juli 2016 | 17:16:58 WIB
PGRI Didik 30 Pengurus Pilot Project Pengembangan Organisasi
Ket Foto : Ketua PGRI Riau, Dr. Syahril MM.(riautribune.com)

PEKANBARU-riautribune: Sebanyak 30 peserta program peningkatan profesionalitas PGRI dalam tajuk mewujudkan PGRI yang independen, demokratis dan berkesinambungan, pelatihan yang berlangsung tanggal 19 sampai 22 Juli ini, menurut ketua PGRI adalah program lanjutan dari pilot project PB PGRI dalam membangun tata organisasi profesi guru yang lebih baik.

Jika pelatihan sebelum lebih kepada peningkatan kapasitas internal organisasi, sehingga PGRI menjadi organisasi yang kuat, termasuk peningkatan kapasitas potensi anggotanya."Nah, pelatihan kedua ini lebih pada peningkatan kapasitas eksternal organisasi, bagaimana PGRI membangun jejarimg hubungan dengan mitra, pemerintahan dan organisasi lainnya, sehingga bisa tumbuh dan semakin profesional," ucap Dr. Syahril MM.

Syahril juga menyampaikan bahwa ada beberapa materi yang disampaikan, seperti pemanfaatan media massa dan media sosial (medsos) dalam kampanye dan advokasi seperti press realse, artikel populer, facebook, whatsapp, twitter, meme dan lainnya. Praktik dan presentasi pemanfaatan berbagai bentuk media sosial dalam advokasi dan kampanye.

"Materi-materi yang diberikan adalah upaya PGRI untuk meningkatkan kompetensi organisasi eksternalnya, sehingga kedepan organisasi PGRI bisa mengembangkan jejaring sosialnya," ujarnya.

Turut hadir sebagai perwakilan PB yakni salah satu ketua Dr. Usman. Kepada pers Usman menjelaskan bahwa program ada 18 provinsi dan 18 kabupaten yang digelar kegiatan yang sama, diharapkan ini bisa menjadi virus yang baik sehingga PGRI bisa mengembangkan pola pola kerjasama yang mendukung perkembangan organisasinya.(ehm)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Pekanbaru" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.