XL Dukung Pembentukan Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia

Siap Angkat Potensi Industri Data Center Khususnya di Pulau Sumatera & Kalimantan

Dibaca: 75099 kali  Senin, 27 Juni 2016 | 15:09:55 WIB
Siap Angkat Potensi Industri Data Center Khususnya di Pulau Sumatera & Kalimantan
Ket Foto : Penandatangan perjanjian kerjasama.(riautribune.com)

JAKARTA-riautribune: Seiring dengan berkembangnya industry dan kebutuhan data center di Indonesia, PT XL AxiataTbk (XL) beserta beberapa penyelenggara data center di Indonesia, yakni DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, danTelkomsigma serta didukung oleh kelompok akademisi dari Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Universitas Indonesia, sepakat untuk mendirikan dan meresmikan Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia atau dikenal juga dengan nama Indonesia Data Center Provider Organizaton (IDPRO). Peresmian ini ditandai dengan konferensi pers yang bertempat di Gedung Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (22/6).

Beberapa tahun terakhir industri data center Indonesia tumbuh sangat pesat. Seiring dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, kebutuhan akan data center berkualitas di Indonesia juga ikut bertambah. Merespon hal ini, beberapa penyelenggara data center di Indonesia yaitu DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, Telkomsigma, dan XL Axiata (XL), didukung oleh kelompok akademisi dari Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Universitas Indonesia, sepakat untuk meresmikan pendirian Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia atau dikenal juga dengan nama Indonesia Data Center Provider Organizaton (IDPRO). Peresmian ini ditandai dengan konferensi pers yang bertempat di Gedung Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (22/6).

IDPRO dibentuk untuk menghimpun dan mengkoordinasikan seluruh potensi yang ada di industri data center di negara ini demi mendorong kemajuan dunia informasi dan teknologi di Indonesia. IDPRO juga sekaligus sebagai sarana untuk mendukung program-program pemerintah terkait industry ini terutama dalam lingkup implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) No.82 tahun 2012.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua IDPRO, Prof. DR. Kalamullah Ramli, yang mengatakan, “PP No. 82 Tahun 2012 telah memberi jalan bagi industri data center untuk tumbuh kian pesat. Meski begitu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.Ini merupakan salah satu alas an kenapa IDPRO dibentuk.Melalui asosiasi ini, para pelaku bisnis Data Center di Indonesia bisa saling mendukung satu sama lain, juga mempermudah koordinasi, baik dengan pemerintah, investor, atau pun sesame pebisnis Data Center".

Raffael Jeffry A. Sani, VP Digital Services , PT. XL Axiata, Tbk (XL), Raffael Jeffry A. Sani menambahkan, “XL sebagai salah satu founders dari IDPRO menyambut gembira berdirinya asosiasi ini. Kami percaya asosiasi ini dapat mempercepat pembangunan ekosistem bisnis data center yang berkelanjutan di negara ini. XL sendiri akan terus aktif berperan dalam asosiasi ini terutama dalam membangun ekosistem industribisnis data center yang handal untuk daerah-daerah di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan nantinya.

Selain menjadi wadah untuk menyediakan layanan berkualitas, IDPRO diharapkandapat mendukung terciptanya peluang bisnis pengelolaan Data Center, melalui penyediaan sarana dan layanan pendukungnya.IDPRO juga diharapkan untuk ikut andil dalam mengembangkan potensi industri Data Center Indonesia kedepannya, mencakup penyempurnaan sistem teknologi hingga kegiatan penyusunan standariasi data center Indonesia sertasertifikasi para profesional yang terlibat di dalamnya.

Raffael Jeffry A. Sani, VP Digital Services, PT. XL Axiata, Tbk (XL), menambahkan, “XL sebagai salah satu founders dari IDPRO menyambut gembira berdirinya asosiasi ini. Kami percaya asosiasi ini dapat mempercepat pembangunan ekosistem bisnis data center yang berkelanjutan di negara ini. XL sendiri akan terus aktif berperan dalam asosiasi ini terutama dalam membangun ekosistem industry bisnis data center yang handal untuk daerah-daerah di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan nantinya.”

Untuk menjadi anggota, IDPRO tidak menerapkan syarat yang sulit.Setiap badan usaha yang didirikan berdasarkan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta bergerak dalam bidang pengelolaan pelayanan, atau penyediaan infrastruktur Data Center termasuk juga Cloud, sudah memenuhi syarat untuk menjadi anggota asosiasi ini. Disamping itu, IDPRO juga terbuka bagi institusi pemerintahan maupun pendidikan yang dalam kesehariannya terkait erat dengan layanan data center yang ada.IDRPO juga membuka diri dan mengundang para professional untuk bergabung dan berkontribusi demi memajukan industri ini agar dapat mewujudkan Indonesia sebagai the Biggest Digital Nation in the Region.

Sebagai bagian dari IDPRO dan penyedia jasa Data Center, saat ini XL telah memiliki 4 Data Center, yaitu XL Data Center Balikpapan – Gunung Rambutan merupakan Data Center pertama di Indonesia dengan konsep modular, Data Center Surabaya - Kali Rungkut, Data Center Pekanbaru – Arengka, dan Data Center Jakarta-Bintaro. Ke-4 Data Center XL ini merupakan data center netral dan menyiapkan layanan cloud, collocation, dan Disaster Recovery Center (DRC).

Tim Cloud & Data Center XL juga telah memperoleh sertifikasi internasional ISO/IEC 9001, ISO/IEC 20000-1, ISO/IEC 27001, dan Uptime Tier III Design.Infrastruktur yang ada juga merupakan backbone bagi solusi-solusi XL Digital Services yang terus tumbuh dan berkembang seperti layanan Internet of Thing (IoT) dan juga program XL Xmart Village.(rls)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »