Harga Pangan Mahal, Menko Darmin: Tanyakan ke Mentan!

Dibaca: 53213 kali  Senin, 06 Juni 2016 | 13:32:40 WIB
Harga Pangan Mahal, Menko Darmin: Tanyakan ke Mentan!
Ket Foto : internet

JAKARTA - riautribune : Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution beberapa waktu lalu memutuskan untuk melakukan impor daging dan bawang merah. Impor ini dilakukan untuk mencapai target harga sesuai keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menargetkan harga bawang merah dapat mencapai Rp20.000 per kg. Sedangkan harga daging dapat mencapai Rp80.000 per kg. Namun, saat ini harga bahan kebutuhan pokok masih melambung. Sebagai contoh adalah harga daging yang masih berada pada level Rp113.000 per kg.

Saat ini, Darmin masih menyerahkan urusan stok pangan kepada Kementerian Pertanian. Pasalnya, stabilitas harga pangan saat ini tergantung kepada stok bahan pangan dari Kementerian Pertanian.

"Coba tanya Mentan dulu," kata Darmin singkat saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Sebelumnya, khusunya untuk bawang merah, Kementerian Pertanian mengklaim produksi bawang merah telah mengalami surplus. Berdasarkan data Kementan, saat ini total produksi bawang merah mencapai 241.600 ton, jauh lebih tinggi apabila dibandingkan kebutuhan saat ini sebesar 175.600 ton.

Namun, surplus produksi bawang merah ini justru tidak berdampak pada penurunan harga bawang merah. Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution pun menegaskan belum menerima data supply atau penawaran bawang merah dari Kementrian Pertanian. Untuk itu, masih sulit dibuktikan saat ini bawang merah masih mengalami surplus.

Hal inilah yang menyebabkan akhirnya pemerintah memutuskan untuk melakukan impor bahan pangan, terutama bawang merah yang masih menembus harga hingga Rp40.000 per kg.(okz/rt)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Ekonomi" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.