Vettel Nilai Ferrari Seharusnya Bisa Lebih Baik Lagi

Dibaca: 45656 kali  Ahad, 29 Mei 2016 | 12:19:39 WIB
Vettel Nilai Ferrari Seharusnya Bisa Lebih Baik Lagi
Ket Foto : Foto Internet

MONTE CARLO-Ferrari mendapatkan hasil kurang memuaskan di kualifikasi GP Monako. Sebastian Vettel merasa timnya tak tampil optimal di sesi tersebut. Vettel harus puas dengan posisi empat di kualifikasi berbekal catatan waktu terbaik satu menit 14,552 detik. Dia terpaut nyaris satu detik, atau tepatnya 0,930 detik dari Daniel Ricciardo yang membela panji Red Bull di posisi terdepan.

Sementara itu, rekan satu tim Vettel yakni Kimi Raikkonen menuntaskan kualifikasi di posisi enam. Namun Raikkonen harus memulai balapan di posisi 11 karena mendapatkan penalti lima grid akibat pergantian girboks.

Vettel merasa mobilnya tak melaju dengan kemampuan maksimal di kualifikasi. Menurutnya daya cengkeram yang tersedia masih belum termanfaatkan dengan optimal. Apapun itu, pebalap asal Jerman ini sekarang cuma ingin fokus ke balapan dan berharap bisa tampil lebih baik.

"Kami memulai dengan baik, ada kepercayaan diri dan saya rasa kemudian kami kesulitan untuk memaksimalkan grip yang sebenarnya bisa dimanfaatkan. Tak seperti yang lain, kami tidak bisa lebih cepat lagi," ujar Vettel dikutip Motorsport.

"Saya rasa kami seharusnya, kami bisa melakukan ini lebih baik lagi. Tapi ya beginilah adanya, sekarang kami harus fokus ke besok."

"Saya rasa kami tidak tertinggal sejauh yang terlihat. Saya rasa kami sudah mencoba mengejar pole hari ini, tapi itu tidak berarti kalau kami tidak mengerahkan yang terbaik dari diri kami," tandasnya.(dtc/rt)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Olahraga" Index »

Senin, 19 November 2018 - 13:09:05 WIB

Ketua DPR Apresiasi ARDINDO Berdayakan Koperasi dan UMKM

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga terhadap Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) yang berhasil meluncurkan ARDINDO MART sebagai sebuah upaya memberdayakan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekaligus, mendorong jiwa kewirausahaan dalam mendongkrak perekonomian nasional.