Djan Farid Yakin Ketua Resmi, dan Taat Hukum

Dibaca: 60038 kali  Jumat, 27 Mei 2016 | 08:47:07 WIB
Djan Farid Yakin Ketua Resmi, dan Taat Hukum
Ket Foto : Ketua Umum PPP Djan Farid

PEKANBARU - riautribune:Ketua Umum PPP Djan Farid menuturkan kepada wartawan di Pekanbaru, bahwa yang membedakan prinsip dirinya dengan Rommy soal perpecahan PPP hanya karena dirinya merasa lebih mengikuti aturan hukum, dari pada Rommy yang hanya memaksakan kehendak,sehingga tanpa mengikuti aturan tetap ingin menguasai PPP.

Demikian dikatakannya saat diwawancarai wartawan, usai membuka MUswil PPP Riau di salah satu hotel di Pekanbaru,kemarin.

"Bagi saya keinginan menjadi Ketum PPP adalah untuk menyelesaikan kegaduhan PPP. Mengabdi untuk kepentingan umat dan bangsa. Bahkan dihadapan Pak JK saya sampaikan, jika diadakan Muswil lagi saya siap, siapapun yang menang saya akui itu secara jantan. Ini demi PPP, demi rumah besar umat islam di Indonesia, jangan pecah lagi kami dalam persaudaraan ini,"ucap mantan pengusaha rekanan PT PLN ini   Pada kesempatan ini, Djan juga menegaskan, PPP pimpinannya kembali akan menuntut Menkumham di pengadilan tata usaha negara, karena telah  mengeluarkan keputusan yang tidak tepat terhadap partai PPP, dan telah menyebabkan perpecahan dalam organisasi ini.

Djan Farid Juga, menanggapi perpecahan PPP sepanjang sejarah sering terjadi, baginya inilah saatnya saya menjadi Ketum PPP menyatukannya tegas Farids.

Sementara itu Aprizal DS Ketua Panitia Mukerwil mengatakan, dirinya beserta rekan rekannya ingin menjadikan kader PPP yang beriman, agar mereka tidak memikirkan kepentingan duniawi saja, baginya kepentingan Umat dan Bangsa dalam nuansa Islam menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar adalah tugas bersama, inilah landasan berpikir yang baik Dunia dan Akhirat ungkap Aprizal Ds yang juga didampingi Hamdan Kiram Panitia yang juga Sekretaris DPC PPP Kampar ini.

Aprizal DS juga menyentil anggota DPRD yang berasal dari PPP tidak satupun memberikan sumbangan terhadap acara Mukerwil ini, Aprizal yakin bahwa anggota

DPRD kenapa tidak mau menyumbang karna mereka merasa  Romahurmuziy lah yang diakui mereka " mungkin itu faktornya' kata Afrizal.Namun Aprizal yakin bahwa PPP yang di Pimpin Djan Farids akan diakui pemerintah dan sesuai Hukum.

Pantauan Wartawan dilapangan, acara Mukerwil ini berjalan dengan sukses dikawal dengan aparat Polresta Pekanbaru, Mukerwil juga dihadiri Tokoh Pekanbaru Drs Herman Abdullah MM

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu