Penggila Fotografi Pekanbaru Berburu Momen Gerhana Matahari

Dibaca: 69766 kali  Jumat, 11 Maret 2016 | 08:41:00 WIB
Penggila Fotografi Pekanbaru Berburu Momen Gerhana Matahari
Ket Foto : Gerhana matahari di Kota Pekanbaru.(riautribune.com)


PEKANBARU-riautribune: Fenomena alam langka gerhana matahari menjadi peristiwa yang sayang dilewatkan tanpa dokumentasi. Karenanya, penggiat fotografi di Pekanbaru memburu peristiwa istimewa tersebut. Walapun Kota Pekanbaru tidak secara utuh dilintasi gerhana matahari total, tapi sejumlah masyarakat ikut andil menyaksikan fenomena alam yang langka ini dengan cara mengabadikannya dengan sebuah foto.

Hal itu terungkap dari salah satu penggiat fotografi, Ari Photoholic, yang secara langsung mengabadikan momen langka tersebut, Rabu (9/3) sekitar pukul 07.26 WIB bertempat di daerah Tanjung Datuk, Jalan Jenderal Sudirman Ujung, Pekanbaru. Posisi matahari membentuk sabit karena tertutup bulan.

Bahkan pada kesempatan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memang sudah melansir bahwa wilayah Provinsi Riau tidak sepenuhnya bisa menyaksikan gerhana matahari total. Pada kesempatan itu, Ari mengatakan bahwa fenomena alam yang langka ini sayang sekali untuk dilewatkan. "Kami memanfaatkan momen langka ini dengan mengabadikannya dari foto. Kapan lagi kita bisa melihat gerhana matahari," ujarnya.

Usai mengabadikan foto gerhana matahari tersebut, Ari langsung mengunggahnya ke jejaring sosial media Instagram. Spontan foto yang diunggah itu mendapat tanggapan dari para netizen, dalam maupun luar negeri. Pantauan dilapangan, gerhana matahari total yang terjadi di Indonesia ini banyak tertutup awan termasuk di Kota Pekanbaru. Tapi fenomena alam ini tetap bisa disaksikan oleh masyarakat luas seiring awan berangsur menghilang. (mbo)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu