Ayat Hadiri Hari Peringatan Sampah di Makassar

Dibaca: 54559 kali  Selasa, 08 Maret 2016 | 07:27:11 WIB
Ayat Hadiri Hari Peringatan Sampah di Makassar
Ket Foto :

MAKASSAR-riautribune: Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi bersama rombongan menghadiri acara peringatan hari sampah Sabtu pagi pekan lalu di Kota Makasar (05/16). Acara tersebut dihadiri langsung Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla, beserta beberapa menteri, gubernur, bupati dan walikota dari seluruh Indonesia. Acara tersebut mengangkat tema Revolusi Mental Menuju Indonesia Bersih 2020.

Dalam arahannya, Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada seluruh undangan yang hadir, menyatakan program pengelolaan sampah menjadi program pemerintah yang sangat penting dan harus dilakukan terpadu semua pihak. Dikatakan Wapres JK, pengelolaan sampah jangan semuanya dibebankan kepada pemerintah daerah, bupati, dan walikota saja. Wapres JK mengingatkan, pengelolaan sampah juga harus memiliki manfaat ekonomi dan lingkungan serta harus dapat mengubah perilaku pada masyarakat.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan, bahwa hari ini kita mendeklarasikan sebuah deklarasi yang penting buat Indonesia, yaitu Deklarasi Peduli Sampah. Hal ini, kata Menteri Siti Nurbaya, bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bersama antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha untuk mengelola sampah.

Terkait acara tersebut, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si mengatakan bahwa sampah sebenarnya tidak hanya menimbulkan hal yang buruk untuk kita. Akan tetapi, tambah Ayat, sampah juga memberikan banyak keuntungan untuk kita. "Jika kita dapat memilahnya dan mengolahnya dengan baik, maka sampah organik dapat kita gunakan sebagai pupuk. Sedangkan sampah non organik dapat didaur ulang kembali untuk dijadikan barang baru,” urainya.

Untuk itu, Wakil Walikota Ayat mengajak kita bersama melalui dinas yang terkait untuk bersinergi mempelajari bagaimana melakukan pengelolaan sampah yang bagus. Hal ini supaya hasil dari olahan sampah bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak khususnya di Pekanbaru.(hms/pku/ops)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.