Kejari dan Disdik Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah

Dibaca: 144747 kali  Kamis, 25 Februari 2016 | 07:40:30 WIB
Kejari dan Disdik Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah
Ket Foto : Kejari Bengkalis menggelar kegiatan sosialisasi program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).(joe/riautribune.com)

BENGKALIS-riautribune: Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menggelar kegiatan sosialisasi program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Sosialisasi dipimpin langsung Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan  (Disdik), H. Heri Indra Putra yang berlangsung di aula kantor Disdik Bengkalis, Rabu (24/2).

Kajari Bengkalis, Dwi Rahman Putra mengatakan, program Kejari masuk sekolah ini akan terus dilakukan ke sekolah sekolah menengah atas se-Kabupaten Bengkalis. Kegiatan akan dimulai dari Kecamatan Bengkalis dengan melibatkan siswa dan guru. Dengan program Kejari masuk sekolah, Rahman berharap siswa semakin mampu berpikir kritis dan tanggap terhadap masalah korupsi, bahaya narkoba yang sudah menjadi masalah berbahaya di Indonesia.

Sementara itu Plt. Kepala Disdik Bengkalis, Heri Indra Putra mengaku sangat senang atas kerja sama pihak Kejari Bengkalis hingga kegiatan ini dapat digelar. Pihaknya berharap, pencerahan terkait masalah hukum bisa dipahami oleh pihak otoritas sekolah serta siswa guna menghindari masalah hukum. “Program kejari masuk sekolah yang baru saja di luncurkan ini merupakan langkah konkrit setelah pertemuan dengan Kejaksaan Negeri. Masalah yang dibahas tidak terpaku hanya bersosialisasi mengenai masalah narkoba dan korupsi saja, namun juga terbuka kemungkinan untuk masalah masalah hukum lainnya," ujar Heri.

Menurut Heri, kegiatan ini secara bertahap dilaksanakan oleh Disdik bersama pihak Kejari untuk sama turun ke lapangan memberikan pengarahan kepada para pelajar. Untuk saat ini, menurut Heri masalah yang sudah darurat seperti narkoba dan korupsi yang menjadi konsentrasi disdik dan kejari untuk disosialisasikan kepada pelajar sekolah menengah dan tenaga pendidik. Heri berharap, hasil sosialisasi tersebut bisa diaplikasikan pihak sekolah dan siswa hingga nantinya pihak sekolah dan juga siswa dapat terhindar dari jeratan hukum yang disebabkan oleh narkoba maupun korupsi. (joe)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu