Kukerta Terintegrasi UNRI, Latih Warga Tampan Lahirkan Produk Unggulan

Dibaca: 7304 kali  Selasa, 15 September 2020 | 15:46:32 WIB
Kukerta Terintegrasi UNRI, Latih Warga Tampan Lahirkan Produk Unggulan
Ket Foto :

PEKANBARU-riautribune: Universitas Riau terus melakukan pengembangan keilmuannya, kali ini melalui Tim Pengabdian dari LPPM UNRI, bersama Kegiatan KUKERTA Terintegrasi menggelar  kegiatan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Tampan, yakni pengembangan produk agroindustri.
Demikian disampaikan oleh dosen pembimbing Prof.Dr Juandi M,MSi, ketika diwawancarai oleh riautribune, disela-sela kegiatannya baru-baru ini.


Lebih lanjut, guru besar Fakultas MIPA ini menuturkan bahwa program dari Kukerta Integrasi ABDIMAS sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar kelurahan Tuah Madani tepatnya pada wilayah RW 01 dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat, dalam menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis, terutama produk olahan rumah tangga.


"Sebagai sebuah informasi, pelaksanaan program Kukerta Integrasi ABDIMAS dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2020 sampai 24 Agustus 2020, kami mengambil tema pemberdayaan Kelompok masyarakat Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, dalam  Inovasi Teknologi Pengering Berbasis Biomassa, ramah Lingkungan, meningkatan Kualitas Dan kuantitas produk makanan berbahan baku Ubi. Inovasi tersebut gunanya adalah untuk pengembangan Agroindustri seperti produk Kripik Ubi Kayu. Dan perlu dicatat, ini mampu menjadi salah satu produk Unggulan Daerah dibawah binaannya kami,"Ucap Prof. Dr. Juandi M. MSi .


Adapun keunggulan Mesin ini terletak pada efesiensi waktu  dan peningkatan manajemen produksi. Secara efesiensi waktu masyarakat hanya memerlukan waktu 120 menit untuk mengeringkan produk agroindustri seperti bahan baku kerupuk Kulit (jangek,red) terbuat dari kulit lembu. Prof Juandia juga menuturkan peningkatan manajemen seperti produksi ditandai dengan tidak perlu lagi masyarakat melakukan pengawasan, artinya terhindar dari gangguan hujan. "Tentu hal ini akan dapat meningkatkan produksi,"Ucapnya, demikian penjelasan dosen pembimbing Prof. Dr. Juandi Muhammad ,MSi.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »