Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Masjid Al Istiqomah Disemprot Disinfektan

Dibaca: 17402 kali  Kamis, 19 Maret 2020 | 13:48:16 WIB
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Masjid Al Istiqomah Disemprot Disinfektan
Ket Foto : Syahlan Sosa ketua RW

Pengurus Masjid Al Istiqomah dan jamaah melakukan aksi penyemprotan disinfektan, guna mengantisipasi virus corona di sekitaran masjid yang berlokasi di Jalan Parit Indah Wings Sudirman, Pekanbaru, Rabu (18/3/2020).

Ketua RT 05 RW 1, Syahlan Sosa didampingi tokoh masyarakat Syafruddin Iput setempat menuturkan, program penyemprotan ini langsung dipimpin oleh Ketua RT 05 RW 1, Syahlan Sosa dan Babinsa Kelurahan Simpangtiga Nursyirwan.

“Kami melakukan aksi penyemprotan, sebagai bentuk antisipasi dan kepedulian. Sehingga warga nyaman melaksanakan ibadah sholat lima waktu, warga pun bisa terhindar dari fenomena yang saat ini dihadapi oleh kita semua,” ucap Syahlan Sosa ketua RW

Syahlan menambahkan, dirinya berharap, warga Pekanbaru juga melakukan aksi sosial tersebut demi melindungi keselamatan warga, dan ibadah sholat lima waktupun dapat dilaksanakan.

“Mari bersama-sama kita melakukan perlindungan diri, pencegahan lebih baik. Untuk disinfektannya, kami peroleh dari Apotik, dan harganya masih terjangkau. Jadi jangan khawatir, tidak usah menunggu dinas terkait, warga saling bahu-membahu bisa meringankan persoalan dan dampak sosial hari ini,” ucap Syahlan sambil terus mendoakan salah satu warganya Syafruddin Iput sukses menuju Bupati Rohil

  Upaya penyemprotan desinfektan ini dilakukan keseluruh lokasi masjid, baik ruangan sholat, hingga teras, beberapa titik lainnya, seperti lokasi tempat wudhu juga tak lupat dari penyemprotan disinfektan.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu