Efektif Cegah Karhutla Bersama MPA

Asian Agri Terima Maklumat Penegakan Hukum Karhutla

Dibaca: 18594 kali  Jumat, 28 Februari 2020 | 15:07:30 WIB
Asian Agri Terima Maklumat Penegakan Hukum Karhutla
Ket Foto :

PEKANBARU - Dinilai aktif melakukan beragam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berupa pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan mendorong masyarakat untuk melakukan pembukaan lahan tanpa bakar, Asian Agri dipercaya sebagai penerima Maklumat Penegakan Hukum Karhutla.

Dalam maklumat yang berisi himbauan ditegaskan kepada seluruh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di sektor kehutanan, sektor pertanian dan sektor perkebunan wajib melakukan upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan menaati seluruh ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK gelar Sosialiasi Penegakan Hukum Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bekerjasama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mengingatkan para perusahaan untuk melakukan upaya pencegahan Karhutla di Hotel Pangeran, Kamis (27/2/2020).

Dirjen Gakkum KLHK, Dr Rasio Ridho Sani mengatakan pemerintah terus melakukan beragam upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla.

''Berbagai langkah penegakan hukum, baik kegiatan penyegelan, sanksi administrasi, perdata hingga pidana telah dilakukan, KLHK bersama pihak kepolisian dan Kejaksaan Agung RI dalam rangka penegakan hukum terhadap para pelaku karhutla baik perseorangan maupun korporasi telah dilakukan. Selain itu upaya pencegahan dan pengendalian karhutla juga terus digalakkan. Untuk itu perlu dukungan semua pihak dibutuhkan agar upaya pencehahan dapat efektif,'' ungkap Rasio.

Pada acara sosialisasi yang dihadiri para pemangku kepentingan ini, juga dilakukan penyerahan Maklumat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan dan Lahan kepada 100 Penanggung Jawab Usaha dan/atau kegiatan yang bergerak pada bidang perkebunan sawit dan hutan tanaman industri (HTI) di Provinsi Riau.

Maklumat tersebut diserahkan langsung oleh Komjen Pol Drs Listyo Sigit MSi (Kabareskrim Mabes Polri) kepada Asian Agri yang diterima oleh Sustainability Operation Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa.

"Bagi kami, maklumat ini adalah suatu bentuk apresiasi dan amanah yang menyemangati kami secara berkesinambungan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan guna mencegah terjadinya Karhutla di wilayah operasional perusahaan,'' kata Putu dilansir goriau.

Selain itu, Putu juga menambahkan bahwa sejak 2016 Asian Agri sudah membina 17 MPA yang tersebar di unit-unit bisnis yang ada di Provinsi Riau dan Jambi.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Wagub Riau, Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution, Dr Rasio Ridho Sani (Dirjen Gakkum KLHK), Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo MSi (Kabareskrim), Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH, SIK, MSi (Kapolda Riau), Yazid Nurhuda SH, MA (Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK), Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono SIK, MSi (Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri), Asnath Hutagalung SH, MH (Perwakilan Kejagung RI) dan aparat pemerintah daerah.(hrc)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu