Kamera Pengawas ITS Terhubung ke Satlantas,

Pengendara Melanggar Bisa Ditilang

Dibaca: 13449 kali  Sabtu, 22 Februari 2020 | 10:52:07 WIB
Pengendara Melanggar Bisa Ditilang
Ket Foto : ilustrasi internet

PEKANBARU  - riautribune : Jaringan Intelligent Transport System (ITS) atau kamera pengintai akan dihubungkan ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru. Ada empat yang aktif dan terpasang di 4 traffic light. Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Edi Sofyan mengatakan, koneksi jaringan ITS ke Satlantas bertujuan untuk menindak pengguna lalu lintas yang melanggar.

 

Diakuinya, saat ini pelanggar masih diberikan teguran melalui ruang kendali Area Traffic Control System (ATCS). "Ke depan akan langsung ditindak oleh Satlantas," kata Edi, Sabtu (22/2/2020). Begitu juga sebaliknya. Ia berharap kamera pengintai milik Satlantas juga terkoneksi dengan jaringan ITS milik Dishub. Sehingga, bisa melakukan pengawasan secara bersama khususnya di kawasan padat lalu lintas.

 

Kerjasama pengawasan lalu lintas ini diperlukan, mengingat kamera pengintai yang dimiliki Dishub masih terbatas. Jadi, kata dia, Dishub menyosialisasikan aturan lalu lintas dan Satlantas melakukan penindakan. "Jadi solusi sementara, kami akan bekerjasama dengan Satlantas Pekanbaru yang juga memiliki kamera pengintai agar saling terkoneksi," kata dia.

 

ITS milik Dishub itu kini terpasang di pertigaan Jalan Diponegoro-Jalan Gajah Mada, Bundaran Tugu Zapi, pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai, dan pertigaan Jalan Sudirman dan Imam Munandar. "Banyak perilaku pengendara yang terpantau seperti berhenti di zebra cross dan ada juga yang tidak mengenakan helm dan pelanggaran lainnya," jelasnya.(ckp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu