Soal Tambal Sulam Jalan,

PUPR Diminta Juga 'Sentuh' Daerah Pinggiran Pekanbaru

Dibaca: 12848 kali  Rabu, 19 Februari 2020 | 14:32:57 WIB
PUPR Diminta Juga 'Sentuh' Daerah Pinggiran Pekanbaru
Ket Foto : ilustrasi internet

PEKANBARU - riautribune : Beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru saat ini perlu mendapat penanganan serius oleh pihak Dinas PUPR, karena kondisi jalan yang rusak dan berlubang sangat membahayakan pengendara.Maka perlu segera dilakukan perbaikan, minimal ditambal sulam. Bahkan ada yang harus segera dibangun ulang karena dalam kondisi rusak parah, seperti di Jalan Pemuda, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.


Untuk itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Wan Agusti (Fraksi Gerindra) meminta Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk segera melakukan tambal sulam di semua jalan-jalan yang rusak dan berlobang di wilayah Kota Pekanbaru termasuk di daerah-daerah pinggiran, mengingat anggaran sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di tahun 2020 ini.


"Dengan anggaran Rp18mMiliar tersebut, saya kira sudah cukup pihak PUPR Kota Pekanbaru untuk melaksanakan tambal sulam betul-betul merata, bila perlu pelaksanaan tambal sulam sampai di daerah pinggir masyarakat yang ada di 12 kecamatan," ungkap Wan Agusti, Rabu (19/2/2020).


Selain itu, Wan Agusti juga meminta kepada pihak PUPR Kota Pekanbaru betul-betul melakukan pendataan tentang jalan mana saja yang mengalami kerusakan ataupun berlubang. "Tambal sulam untuk jalan yang rusak dan berlobang tidak mesti berpusat di tengah kota, tetapi jalan-jalan pinggiran yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Pekanbaru perlu mendapatkan perhatian," ungkap Wan Agusti.


Sebelumnya, Kadis PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi mengatakan, untuk kegiatan tambal sulam di tahun 2020 akan dilakukan secepatnya.

"Awal Bulan Februari ini sudah mulai kita lakukan tambal sulam. Untuk jumlah tambal sulam di Kota Pekanbaru sebanyak 2.000 meter persegi. Sedangkan wilayah yang sangat banyak dilakukan tambal sulam yakni Kecamatan Tampan, Marpoyan Damai. Sedangkan di Kecamatan lainnya ada juga  dilakukan, tambal sulam," ungkap Indra Pomi. (rep)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu