BPRS Ungkap 2 Rumah Sakit Pemerintah di Pekanbaru Belum Layani BPJS

Dibaca: 13350 kali  Selasa, 18 Februari 2020 | 13:34:49 WIB
BPRS Ungkap 2 Rumah Sakit Pemerintah di Pekanbaru Belum Layani BPJS
Ket Foto :

PEKANBARU  - riautribune : Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Riau mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Unri dan juga Rumah Sakit Madani Pekanbaru belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua BPRS Riau, Aznan Wahyudi saat mengunjungi Komisi III DPRD Pekanbaru, Senin (17/02/2020) siang.

 

Provinsi Riau sendiri terdapat sebanyak 73 rumah sakit yang tersebar di 12 Kabupaten dan Kota se-Riau. Sedangkan untuk Kota Pekanbaru, terdapat sebanyak 31 Rumah Sakit yakni Rumah Sakit swasta 23 unit dan Rumah Sakit milik Pemerintah sebanyak 8 unit.

 

"Dari 31 rumah sakit yang ada di Pekanbaru, 23 diantaranya merupakan RS Umum, 1 RS Jiwa, 5 RS Ibu dan Anak serta 2 RS Mata. Dari 31 total RS yang ada, 24 diantaranya telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan 7 RS lainnya masih belum bergabung dengan BPJS kesehatan seperti RS Unri dan RS Madani Pekanbaru," cakap Aznan Wahyudi.

 

Aznan sendiri mengaku perihatin karena 2 RS di Pekanbaru yang notabene milik Pemerintah tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, padahal menurutnya RS milik Pemerintah wajib hukumnya untuk ikut BPJS Kesehatan. "Kita sudah surati Gubernur dan Walikota, karena rumah sakit pemerintahan memang wajib bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Masak uang rakyat sudah dikucurkan sekian miliar rupiah setiap bulannya, tapi masyarakat justru tidak bisa menikmatinya," jelasnya.

 

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Yasser Hamidy berharap dengan hadirnya BPRS Riau dapat menekan Rumah Sakit yang nakal dan dapat membantu masyarakat yang mengeluh terhadap pelayanan Rumah Sakit. "Tentunya kita berharap, sosialisasi terkait tupoksi dari BPRS Riau ini bisa terus dilakukan karena selama ini masyarakat tahunya hanya melapor ke kita untuk masalah kesehatan. Padahal, BPRS Riau juga memiliki kewenangan lebih besar," jelasnya.

 

Selepas itu, masih banyaknya masyarakat di Riau yang lebih memilih berobat ke negara tetangga juga menjadi pekerjaan rumah Pemerintah dan juga BPRS. Padahal di Riau sendiri sudah memiliki 2 Rumah Sakit yang bertaraf Internasional.

 

"Sedangkan kita sendiri, sudah memiliki 2 rumah sakit bertaraf internasional yakni RS Awal Bros Sudirman dan Eka Hospital. Pekanbaru sudah harus bisa mengambil kesempatan ini, kan nantinya bisa kita kembangkan sebagai daerah destinasi wisata kesehatan," tutur Yasser.(ckp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu