Dua Tahun Dikerjakan,

Pasar Induk Tak Juga Kunjung Selesai

Dibaca: 9441 kali  Jumat, 25 Oktober 2019 | 10:53:56 WIB
Pasar Induk Tak Juga Kunjung Selesai
Ket Foto :

PEKANBARU  - riautribune : Pembangunan pasar Induk Pekanbaru sampai kini belum selesai. Padahal, PT Agung Rafa Bonai selaku kontraktor sudah memulai pembangunan pasar tersebut sejak tahun 2017. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberi batas waktu hingga akhir Oktober 2019 untuk diselesaikan. Namun jelang akhir bulan ini fisik pasar belum kunjung rampung.

 

Sampai kini progres pasar yang berada di Jalan Soekarno Hatta ini baru 70 persen. Pengembang meminta perpanjang waktu pengerjaan lantaran target tidak bisa tercapai. Permintaan perpanjangan waktu ini sudah yang kedua kalinya diajukan pengembang. Sebelumnya, pengembang meminta perpanjangan waktu karena tidak mampu rampungkan pasar induk pada Oktober 2018 lalu.

 

"Pengembang berencana meminta perpanjangan waktu. Terkait durasi perpanjangannya nanti bakal dibahas dengan tim teknis Pemko," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (25/10/2019).

 

Kata dia, saat ini Pemko belum pastikan durasi perpanjangan waktu pembangunan pasar induk. Proses adendum atau penambahan poin dalam kerjasama masih dikaji bersama. "Kita berharap awal tahun 2020 pasar ini sudah bisa dimanfaatkan," jelasnya. Ingot menyebutkan, proses pengerjaan pasar ini masih terus berlanjut. Pengembang sedang fokus menuntaskan komplek pasar modern.

 

Pasar Induk yang sedang dikerjakan ini nantinya menjadi satu pusat perdagangan di Pekanbaru. Saat ini lokasi bongkar muat barang dagangan dari luar Pekanbaru menyebar di tiga titik. Ketiga titik tersebut yakni Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Ahmad Yani dan dekat Terminal AKAP Payung Sekaki. Kondisi ini membuat pengawasan bahan pangan sulit dilakukan. "Keberadaan pasar induk juga ikut menjaga kestabilan harga nantinya," jelasnya. (ckp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu