BMKG Keluarkan Peringatan Dini,

Waspada Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Malam Ini

Dibaca: 6604 kali  Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:46:55 WIB
Waspada Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Malam Ini
Ket Foto : ilustrasi internet

PEKANBARU - BMKG Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca buruk pada hari ini, Kamis, 17 Oktober 2019. Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki mengungkapkan masyarakat diminta untuk waspada terhadap adanya potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

 

"Kondisi demikian diperkirakan akan terjadi pada malam ini hingga dini hari nanti. Terutama di wilayah Barat, seperti Kampar dan Rohul," ungkapnya. Selain itu, kondisi cuaca pada pagi ini juga perpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Rohil, Rohul, Bangkalis dan Kepulauan Meranti.

 

"Kemudian juga berpotensi menurunnya jarak pandang yang diakibatkan oleh partikel basah dan kering seperti kabut dan haze," sebutnya. Lalu pada siang hari nanti, secara umum kondisi cuaca di Riau berawan dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini diperkirakan terjadi di hampir sebagian besar wilayah di Provinsi Riau.

 

Sedangkan pada malam hari nanti, dijelaskan Marzuki, bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kampar, Rohul, Kuansing, Pelalawan, Bengkalis dan Kota Pekanbaru . Untuk diketahui pula suhu udara hari ini berkisar pada 22-32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban udara  55% hingga 98% dengan kata lain tergolong cukup lembab. Sedangkan arah angin bertiup dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 10-15 kilometer per jam. (bpc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu