Banyak Laporan Pungli, DPRD Riau akan Sidak Sekolah

Dibaca: 5414 kali  Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:23:54 WIB
Banyak Laporan Pungli, DPRD Riau akan Sidak Sekolah
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Komisi V DPRD Riau akan melakukan inspeksi mendadak ke Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan komisi V masih menerima aduan dari masyarakat terkait adanya pungutan liar di sekolah. Anggota komisi V DPRD Riau, Agung Nugroho mengatakan, atas dasar itu, setelah melakukan rapat bersama, dewan dengan Disdik merencanakan turun ke sekolah untuk memastikan tidak ada lagi pungli.

 

”Dalam waktu dekat kami akan turun ke sekolah untuk memastikan tidak ada lagi pungli. Karena memang saat ini situasinya kami harus jemput bola. Karena sudah sering aduan masuk,” kata anggota komisi V DPRD Riau, Agung Nugroho, Rabu (16/10/2019).

 

Ketua DPC Demokrat kota Pekanbaru ini menambahkan, kedatangan DPRD bersama Disdik nantinya ke sekolah tidak hanya memantau pungli. Namun ingin melihat langsung situasi belajar mengajar di sekolah. Apalagi sekolah yang selama ini dianggarkan khusus oleh pemprov kedalam APBD.

 

“Ada sebuah sekolah misalnya dianggarkan kedalam APBD sebesar Rp6 miliar lebih tapi masih membebankan pungutan ke siswa. Jadi kita ingin lihat itu uang Rp6 miliar larinya ke mana, kalau membangun bangunannya seperti apa. Buat beli buku, bukunya mana. Buat makan siswa, seperti apa makan yang diberikan. Kami akan cek itu semua,” jelasnya.

 

Agung memastikan, jika anggaran yang telah disediakan diselewengkan, maka ia akan menyeret persoalan tersebut ke ranah hukum. Karena dampak yang ditimbulkan sangatlah besar. Salah satunya pungli yang diakibatkan sekolah kekurangan dana. “Akibat anggaran yang tidak jelas kemana rimbanya, maka dibebankan lagi ke siswa. Ini kan dua kali merugikan. Merugikan uang negara juga merugikan orang tua siswa. Ini harus dituntaskan semua,” tukasnya.(ckc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu