Peduli Bencana Asap,

Unri Sediakan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Terdampak Kabut Asap

Dibaca: 18116 kali  Jumat, 13 September 2019 | 14:29:33 WIB
Unri Sediakan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Terdampak Kabut Asap
Ket Foto : Rektor Unri, Prof Dr Arasa Mulyadi DEA

PEKANBARU  - riautribune : Universitas Riau (Unri) menyediakan pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Universitas Riau (RS-Unri) sebagai rumah sakit rujukan bagi penderita penyakit yang disebabkan polusi bencana asap di Riau yang bersifat terbuka dan gratis bagi masyarakat Riau.

Menurut Rektor Unri Prof Aras Mulyadi DEA, Unri sebagai instansi pemerintah yang bergerak dibidang pendidikan, turut berupaya dalam menyelesaikan bencana Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang terus melanda Provinsi Riau.

"Untuk penderita terdampak kabut asap, petugas-petugas di RS-Unri siap memberikan pelayanan bagi masyarakat, ini gratis, silahkan bagi masyarakat yang ingin berobat, untuk datang langsung ke RS Unri," ujar Aras.

Disampaing itu, menurut Aras melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Unri juga aktif dengan melakukan serangkaian riset, aksi nyata, pelaksanaan dalam program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dengan tema pencegahan Karlahut berbasis masyarakat, termasuk kegiatan restorasi gambut di seluruh Kesatuan Hidrologis Gambut  (KHG) sebagai solusi utama Karlahut di Riau. Semua temuan dan hasil riset dimanfaatkan dalam penyelesaian akar masalah Karlahut.

“Unri telah membentuk Satuan Tugas Siaga Bencana (Satgas-SB), yang mengkoordinir langkah-langkah untuk melakukan serangkaian aksi melalui kegiatan preventif, promotif dan kuratif berupa peringatan dini, edukasi masyarakat dan pembagian masker pada titik-titik strategis dan terlibat dalam upaya pemadaman dan penanggulangan bencana,” jelas Rektor.

Selain itu, lanjutnya, Unri  terus mengoptimalkan kerjasama strategis dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Riau, seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Riau, Perusahaan Negara dan Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemerhati Lingkungan, dan Lembaga Internasional untuk penguatan pelaksanaan kebijakan dalam pengendalian Karlahut di Indonesia, dan Riau pada khususnya.

"Secara khusus, Unri dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan aksi nyata, dengan menyiapkan relawan-relawan yang terlatih untuk melakukan upaya-upaya yang dibutuhkan dalam penyelesaian kebakaran lahan dan hutan ini," pungkasnya. (MCRiau)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »