Luas Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Mencapai 5.345 Hektare

Dibaca: 13251 kali  Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:12:41 WIB
Luas Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Mencapai 5.345 Hektare
Ket Foto :
PEKANBARU - riautribune : Satuan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Riau menyatakan kebakaran yang melanda Bumi Lancang Kuning sepanjang 2019 ini mencapai 5.345 hektare yang terjadi di seluruh kabupaten dan kota.
 
Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru, Selasa mengatakan Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah terparah yang dilanda bencana tahunan tersebut yang mencapai 1.578 hektare.
 
"Kemudian Rokan Hilir 1.099,45 hektare dan Indragiri Hilir 729,35 hektare," katanya.
 
Selanjutnya kebakaran juga terjadi di Kabupaten Rokan Hulu 8,25 hektare (Ha), Dumai 315 Ha, Meranti 269,7 Ha, Siak 685 Ha, Pekanbaru 108,32 Ha, Kampar 151,78 Ha, Pelalawan 244 Ha, Indragiri Hulu 150,6 Ha, dan Kuantan Singingi 5,1 Ha.
 
Hingga hari ini, Edwar yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau itu mengatakan petugas gabungan TNI Polri, BPBD Riau, Manggala Agni dan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla masih terus berjibaku melakukan pemadaman di enam wilayah.
 
“Keenam daerah yang terbakar itu antara lain Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir dan Bengkalis,” ujarnya di riauonline.
 
Masifnya kebakaran di Riau berdampak pada kabut asap yang mengepung sejumlah daerah di wilayah itu. Salah satu wilayah terparah dikepung asap adalah Pekanbaru, sampai akhirnya ibu kota Riau tersebut menetapkan status darurat kabut asap. (hrc)
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Sabtu, 21 September 2019 - 17:32:06 WIB

Pemko Turut Sukseskan KTNA Besok

PEKANBARU-riautribune: Pemerintah Kota Pekanbaru Siap Mensukseskan Acara Rembug dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional tanggal 21-25 September 2019 mendatang. Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, Syahmanar S Umar, acara ini bertemakan "Memaksimalkan Kuantitas dan Kualitas Produk Pangan Lokal Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia".