Diminta Kepala Bekraf,

Syamsuar Presentasikan Ekonomi Kreatif di Jakarta

Dibaca: 24807 kali  Kamis, 18 Juli 2019 | 13:16:45 WIB
Syamsuar Presentasikan Ekonomi Kreatif di Jakarta
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Gubernur Riau, Syamsuar diberi kesempatan untuk mempresentasikan dukungan pemerintah daerah mengenai pengembangan ekonomi kreatif di hadapan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Senin (15/7/2019) di Jakarta.

 

"Saya diminta langsung oleh Kepala Bekraf untuk melakukan presentasi mengenai dukungan pengembangan Pemda terhadap pengembangan ekonomi kreatif, jadi ada dua Gubernur, Gubernur Riau dan Gubernur Jawa Barat," ujar Syamsuar. 

 

Adapun beberapa hal yang dipaparkannya, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah yang telah diterbitkan sejak tahun 2015 lalu. Selain itu, juga mengenai Badan Pengelola Ekonomi Kreatif yang telah dibentuk. "Jadi ini yang nanti memfasilitasi adanya ekonomi kreatif di Riau," kata dia. 

 

Sejak terbitnya Peraturan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif, Pemprov Riau telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di wilayah setempat.  Bekraf sendiri memiliki 16 percabagan (sub sektor), yakni  Aplikasi dan Pengembangan,  Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, serta Fashion. 

 

Kemudian, Film, Animasi dan Video, Fotografi, Kriya, Kuliner, Musik, Penerbitan, Periklanan, Seni Pertunjukan, Seni Rupa, Televisi dan Radio. (mcr)

 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 14 November 2019 - 07:58:43 WIB

Ketua Komisi V DPRD Riau, Dukung Visi Misi Gubri

PEKANBARU-riautribune: Ketua komisi V DPRD Riau Eddy Mohammad Yatim, Sos,MSi dihadapan ratusan PKH menuturkan bahwa pada dasarnya DPRD Riau siap mendukung visi misi Gubernur, terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera, bermartabat dan unggul di Indonesia, salah satunya melalui program peningkatan kapasitas dikalangan bersama ratusan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari 12 Kabupaten/kota.