Pekanbaru International Dragon Boat Festival Resmi Ditutup

Dibaca: 21174 kali  Senin, 24 Juni 2019 | 13:40:41 WIB
Pekanbaru International Dragon Boat Festival Resmi Ditutup
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Pekanbaru International Dragon Boat Festival (PIDBF) 2019 telah berakhir, Ahad (23/6/2019). Event PIDBF 2019 ini ditutup secara resmi oleh Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, yang mewakili Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.

 

Event internasional yang baru pertamakali digelar ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan. Ketua KONI Kota Pekanbaru, Anis Murzil, mengatakan bahwa ada 3 nomor yang diperlombakan di ivent ini. Yakni, Pekanbaru Open 250 meter, International Mixed 250 meter dan International Open 250.

 

"Untuk nomor Pekanbaru 250 Open, juara pertama diraih Tim SMA Olahraga, ditempat kedua Tim Rumbai Pesisir, posisi ketiga Tim Unilak Paddle dan rangking empat diraih Tim Perdagangan Community," ujar Anis.

 

Kemudian pada nomor International Mixed 250 meter, juara pertama diraih Tim PODSI Jambi, disusul Tim PODSI Agam pada posisi kedua, PODSI Pasaman Barat di posisi ketiga dan untuk Tim PPLP Riau berada di peringkat empat.

 

"Sedangkan untuk nomor International Open 250 meter, Tim PODSI Jambi kembali meraih juara pertama, disusul Tim PPLP Riau pada posisi runner-up. Sementara Tim PODSI Agam finish di urutan ketiga dan Tim Yonif 133 di rangking keempat," Cakapnya.

 

Tak lupa Anis juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang. "Alhamdulillah acara berjalan dengan sukses. Semoga tahun depan akan lebih sukses lagi," pungkasnya.(ckp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 25 Maret 2020 - 17:48:59 WIB

PERSOALAN WABAH COVID-19 DAN GEOPOLITIK PEMERINTAH DAERAH

Perkembangan teknologi perhubungan telah meluaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam perekonomian. Arus pergerakan orang, barang dan uang pun meningkat serta berimbas pada tuntutan pelonggaran pintu-pintu masuk ke suatu daerah. Kata-kata globalisasi, integrasi regional, infrastruktur hingga deregulasi menggambarkan kecenderungan tersebu