Diskusi Pondok Kopi Aren

Menakar Prospek Tanaman Aren

Dibaca: 22909 kali  Senin, 11 Februari 2019 | 15:14:24 WIB
Menakar Prospek Tanaman Aren
Ket Foto : Diskusi Dewan Pakar Aren dan Masa depan, Jhon Erlis Owner Pondok Kopi Aren

Pekanbaru-riautribune: Tanaman Aren merupakan tanaman yang sejak lama dikenal dan diusahakan oleh masyarakat. Popularitas tanaman aren menjadi semakin menarik sejak DPW Asosiasi Aren Indonesia Provinsi Riau mensosialisasikan tanaman ini kepada masyarakat. Demikian diungkapkan oleh Jhoni Mundung DPW Asosiasi Aren Indonesia Provinsi Riau, ketika menghadiri diskusi singkat di Kedai kopi Aren, Senin (11/2) di Pondok Kopi Aren Komplek Damai Langgeng Sidomulyo Barat.

 "Saat ini tanaman aren memiliki nilai komersial yang cukup baik dan memiliki prospek untuk dimebangkan di Riau. Selama 3 tahun terakhir DPW Asosiasi Aren Indonesia Provinsi Riau mendata ada sekitar 300 ribuan bibit aren yang disebarkan kepada masyarakat.Artinya pola pengembangan tanaman aren budidaya di Riau telah berlangsung dan tanaman aren tidak lagi menjadi tanaman hutan yang sekedarmengharapkan hasil. Penyebaran bibit tanaman aren saat ini termasuk variatas genjah dengan usia panen diperkirakan sekitar 4 - 5 tahun, "ujar Jhon Erlis selaku Sekretaris DPW AAI Riau dan juga menggiat bisnis aren di Riau.
  Ditambahkannya, diperkirakan bahwa 5 tahun kedepan produksi Nira aren di Riau akan meningkat tajam dan menjadi prospek bisnis baru dengan nilai tambah yang menjanjikan.
   Diskusi yang diselenggarakan di Pondok Kopi Aren Damai Langgeng ini menjadi menarik dengan berbagai peserta dari berbagai bidang ilmu. Saat ini Pondok Kopi Aren memiliki 15 oulet, dan tingkat kebutuhan memerlukan 50 sampai dengan 60 liter nira, atau setara dengan sekitar 1.800 liter per bulan. Demikian diungkapkan oleh salah satu pengusaha Aren, yang juga owner Pondok Kopi aren Pekanbaru Jhon Erlis

  "Kebutuhan itu baru untuk seduhan kopi nira, belum termasuk untuk kebutuhan pengolahan menjadi gula aren dengan berbagai bentuk, cair dan padat. Pondok Kopi Aren saat ini masih terus membuka peluang pasar dengan berbagai retail untuk penjualan produk turunan aren, dan permintaan tersebut terus meningkat. Pondok Kopi Aren masih kerjasama dengan Asosiasi Aren Indonesia untuk pasokan produk turunan gula aren di Riau. Asosiasi Aren Riau memiliki misi untuk terus mendorong pengembangan tanaman aren di Riau sebagai tanaman yang memiliki prospek dan ramah lingkungan berfungsi sebagai tanaman Kehutanan dan tanaman konservasi,"ucap Jhon Erlis.
  Hadir dalam diskusi singkat tersebut. Dr.Ahmad Rifai, Pengamat sosial Saiman Pakpahan, Alzam Deri. (Rls)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »