Grasi Susrama Bukti Jokowi Berpihak Pada Pembunuh

Dibaca: 16512 kali  Senin, 28 Januari 2019 | 11:40:23 WIB
Grasi Susrama Bukti Jokowi Berpihak Pada Pembunuh
Ket Foto :
JAKARTA - riautribune : Partai Demokrat mengeritik keras keputusan Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada I Nyoman Susrama. Susrama adalah terpidana yang menjadi otak pembunuh berencana AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.


"Pemberian grasi itu menunjukkan dia (Jokowi) berpihak kepada pembunuh, bukan pada hukum," ujar Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, Minggu (27/1).

Terlebih, kata Ferdinand, Bagus Narendra dibunuh lantaran kerap menulis kasus korupsi. Wartawan Radar Bali itu tewas dibunuh secara sadis karena menulis berita terkait dugaan korupsi yang dilakukan Nyoman Susrama, yaitu proyek-proyek Dinas Pendidikan di Kabupaten Bangli sejak awal Desember 2008 hingga Januari 2009.

Susrama divonis penjara seumur hidup. Grasi yang dikeluarkan Jokowi hukuman berubah menjadi 20 tahun penjara. "Jadi Jokowi hanya retorika belaka soal pemberantasan korupsi," tegasnya.(rmol)

Jadi pertanyaan, katanya, Jokowi tak mau menjawab saat ditanya soal pemberian grasi yang kadung jadi polemik tersebut. Jokowi lepas tangan dan menyerahkannya ke Menteri Hukum dan HAM.

"Maka kesimpulannya jelas, ada pesan-pesan khusus," tukas dia.[dem]

 
 

 

 
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Jumat, 19 April 2019 - 16:49:26 WIB

Antisipasi Kenaikan Trafik Saat Pilpres 2019

PEKANBARU-riautribune: PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik terkait dengan berlangsungnya Pemilihan Presiden, Rabu (17/4). Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE)