Masih Pengembangan,

Oknum Lurah Sidomulyo Barat Mendekam di Rutan Polda Riau

Dibaca: 31655 kali  Selasa, 04 Desember 2018 | 15:04:08 WIB
Oknum Lurah Sidomulyo Barat Mendekam di Rutan Polda Riau
Ket Foto :

PEKANBARU  -  riautribune : Hingga saat ini penyidik dari Ditreskrimsus Polda Riau masih terus mengembangkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Lurah Sidomulyo Barat, Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Tersangka bernisial RM SE (37) ini tertangkap basah tengah melakukan pengutan liar (pungli) terhadap masyarakat yang mengurus surat tanah.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, mengatakan bahwa selama kasus tersebut dikembangkan, RM menjalani masa penahanan 20 hari pertama di rutan Polda Riau. Untuk saat ini, hasil pengembangan menunjukkan bahwa RM meminta pungli dari masyarakat yang mengurus surat untuk kepentingannya sendiri.

"Penyidik masih melakukan penelusuran apakah ada pihak lain yang terlibat dalam kasus pungli tersebut," kata Sunarto pada Rabu (4/12/2018). Penyidik juga masih melengkapi bukti-bukti perkara pungli ini sebelum berkasnya nanti diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Atas tindakan yang dilakukan oleh RM, ia terancam hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Seperti pemberitaan sebelumnya, RM terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli), Rabu (28/11/2018). Dia diduga melakukan pemerasan terhadap masyarakat dalam mengurus surat tanah. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, mengatakan, RM terjaring OTT oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. "Diamankan  sekitar pukul 14.30 WIB," ujar Sunarto, Kamis (28/11/2018).

RM diamankan di Warung Kopi Jakarta, Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. Dari tangannya disita barang bukti berupa uang Rp33 juta. Dijelaskan Sunarto, modus pemerasan dilakukan RM dengan cara meminta uang kepada masyarakat  yang mengurus Surat Keterangan Tanah (SKT) dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). "Untuk pengurusan itu, dia minta sejumlah uang," ucap Sunarto.

Tindakan RM berawal ketika  warga bernama Sabar F mendatangi Kantor Lurah Sidomulyo Barat pada  28 November 2018. Dia ingin merupakan pembeli lahan dan ingin mengurus suratnya. Atas SKGR ditandatangani, Sabar F dimintai uang Rp10 juta. Uang diminta diserahkan di sebuah kedai kopi.  tindakan itu diketahui Tim Saber Pungli Ditreskrimsus Polda Riau.

Tim Saber Pungli langsung melakukan pengintaian dan penangkapan RM. Petugas melakukan penggeledahan dan menemukan uang Rp10 juta di jok sepeda motor RM. Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Ditreskrimsus Polda Riau di Jalan Gajah Mada. Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau tersangka sebelumnya juga meminta uang ke penjual tanah.

Menurut Sunarto, tersangka meminta uang Rp25 juta kepada Haslina Murni atas uang dari hasil jualan tanah kepada Sabar. Dari jumlah itu sudah diterima Rp23 juta. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 12 huruf e Undang-undang  Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (ckp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Sabtu, 15 Desember 2018 - 11:10:58 WIB

Pelantikkan DPC Demokrat oleh SBY Terasa Gezah

PEKANBARU-riautribune: Sekalipun sempat didera oleh peristiwa perusakkan baleho dan bendera partai Demokrat, gesa pelantikkan DPC Demokrat se Riau tetap terasa. Disaksikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan pengurus DPP lainnya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau resmi dilantik. Pengurus dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu (15/12/18).

Sabtu, 15 Desember 2018 - 11:10:58 WIB

Pelantikkan DPC Demokrat oleh SBY Terasa Gezah

PEKANBARU-riautribune: Sekalipun sempat didera oleh peristiwa perusakkan baleho dan bendera partai Demokrat, gesa pelantikkan DPC Demokrat se Riau tetap terasa. Disaksikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan pengurus DPP lainnya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau resmi dilantik. Pengurus dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu (15/12/18).