Fadli Zon: Mentang-mentang Kami Ini Di Pihak Oposisi

Dibaca: 8127 kali  Jumat, 05 Oktober 2018 | 09:44:40 WIB
Fadli Zon: Mentang-mentang Kami Ini Di Pihak Oposisi
Ket Foto :

JAKARTA - riautribune : Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dilaporkan ke polisi terkait dugaan turut menyebarkan berita hoax penganiayaan aktivis, Ratna Sarumpaet. Fadli pun menuding balik pihak aparat soal adanya standar ganda terhadap pelaporan dari warga negara.

"Ya sekarang begini, kalau ada laporan itu jangan ada double standard. Mentang-mentang kita ini berada di pihak oposisi kemudian diperlakukan seperti ini," ujar Fadli di komplek DPR, Jakarta, Kamis (4/10).


Dia pun sempat melaporkan beberapa pihak namun hingga kini belum pernah diproses dan ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Misalnya saat Fadli melaporkan politisi Partai Nasdem, Victor Laiskodat. "Dulu laporan tehadap Victor Laiskodat dinyatakan langsung sama polisi, DPR punya hak imunitas," tegas Fadli.


Waketum Partai Gerindra ini pun merasa perlakukan aparat penegak tidak adil terhadap setiap warga negaranya. Dia menuding hal itu karena dirinya berada di barisan oposisi saat ini. "Jangan karena saya berada di opsisi, di luar pemerintahan kemudian diperlakukan tidak adil," tegasnya. (rmol)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas