Menjawan Tingginya Permintaan Nasabah, BRK Luncurkan e-Money

Dibaca: 13362 kali  Kamis, 04 Oktober 2018 | 16:39:46 WIB
Menjawan Tingginya Permintaan Nasabah, BRK Luncurkan e-Money
Ket Foto : Bank Riau dan sejumlah jajaran

PEKANBARU-riautribune: Bank Riau Kepri (BRK) terus mengembangkan produk-produk perbankan berbasis digital. Kali ini BRK berkolaborasi dengan Bank Mandiri dalam meluncurkan sebuah produk baru e-Money.

 E-money merupakan kartu prepaid uang elektronik BRK dalam rangka menyediakan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya, dalam upaya memudahkan masyarakat bertransaksi tanpa uang tunai dan mensukseskan program nasional nontunai yang dicanangkan pemerintah.

Peluncuran e-Money yang digelar di Gedung Menara Dang Merdu BRK ini turut dihadiri Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepal Biro Perekonomian Setdaprov Riau Darusman, Kepala OJK Riau Yusri, Direktur Operasional BRK Deni M Akbar, Senior Vice President PT Bank Mandiri Jakarta Elizabeth RT Siahaan. 

Direktur Operasional BRK, Deni M Akbar mengatakan e-Money ini merupakan tuntutan perbankan untuk terus melakukan inovasi dengan melakukan kemudahan dalam hal berinteraksi. 

Karena itu, sebut dia, beberapa bulan ke depan BRK akan merilis sekitar 5.000 kartu yang akan didistribusikan secara merata di wilayah Riau dan Kepri. Produk ini dirilis untuk menyesuaikan atau mengimbangi life style masa kini.

"E-Money ini bisa digunakan untuk transaksi kebutuhan sehari-hari,  misalnya di supermarket, mal, parkir, bioskop, restoran dan sebagainya," katanya.

Berdasarkan data Bank Indonesia, lanjut Akbar, pertumbuhan e-Money di tahun 2014, ada terdapat 35,7 juta kartu yang beredar dengan jumlah transaksi e-Money Rp281,3 miliar lebih. Namun pada tahun 2015 mengalami penurunan jumlah kartu sebesar 34,7 juta yang beredar, namun transaksinya meningkat menjadi Rp471,1 miliar lebih.

Ia melanjutkan, namun pada tahun 2016 baik jumlah kartunya maupun jumlah volume transaksisnya sama-sama meningkat. Dimana pada tahun itu terdapat 51,2 juta kartu yang beredar lebih dengan volume transaksinya Rp749,6 miliar lebih.

"Kami berharap mudah-mudahan e-Money BRK dapat memberikan manfaat yang lebih, pengetahuan yang lebih, dan animo yang lebih dari masyarakat, khususnya nasabah atau customer BRK," tutupnya.

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Pojok Usaha" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas