Demokrat: Kasus Asia Sentinel Harus Jadi Pelajaran Pers Nasional

Dibaca: 17799 kali  Selasa, 25 September 2018 | 14:41:20 WIB
Demokrat: Kasus Asia Sentinel Harus Jadi Pelajaran Pers Nasional
Ket Foto :

Jakarta - Riautribune:Asia Sentinel menjadi bukti bahwa pemberitaan media asing tidak selalu benar. Apalagi, media yang konon disebut berbasis di Hongkong itu telah meminta maaf telah menyudutkan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mencabut artikelnya.

 

Sehingga, sangat disayangkan jika kemudian ada media dalam negeri yang menganggap pemberitaan asing itu sebagai sebuah kebenaran mutlak dan mengutip secara mentah-mentah. Begitu kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (25/9).

 

“Mereka tidak memikirkan dampak buruk yang akan terjadi, dampak yang bisa merusak hubungan antar anak bangsa,” jelasnya. Atas alasan itu juga, Demokrat mengaku kecewa dengan sejumlah pers nasional yang menayangkan artikel Asia Sentinel tanpa melakukan check and recheck dengan baik.

 

Dalam hal ini, mereka sama saja turut menjadi penyebar informasi bohong alias hoax. “Berita yang keliru dan sangat tendensius adalah suatu tindakan zolim, yang patut diduga untuk merusak dan menjatuhkan kredibilitas SBY dan Partai Demokrat,” sambungnya.

 

Penayangan berita yang menukil dari Asia Sentinel kemudian menimbulkan kecurigaan pada media-media tersebut. Sebab, penayangan dilakukan pada tahun politik menjelang pemilu presiden dan legislatif 2019.

 

Kata Didi, jika memang media-media tersebut ingin menaikkan rating pemberitaan atau elektabilitas partai yang dekat dengan media tersebu, maka tentu tidak perlu dengan cara-cara yang tidak fair dan sesat seperti itu.

 

“Banyak cara-cara lain yang bermartabat dan terhormat yang sepatutnya bisa dilakukan,” sambungnya. Dia berharap, kejadian memalukan ini tidak kembali terulang.

 

Demokrat juga ingin agar pers Indonesia semakin bermutu dan menjunjung kebebasan pers yang bertika dan bermartabat. Untuk itu, mereka melaporkan empat media daring dan satu media televisi yang memuat mentah-mentah artikel Asia Sentinel ke Dewan Pers.

 

“Rugi besar dan terlalu mahal yang harus dibayar bangsa Indonesia ke depan jikalau harus pecah hanya karena fitnah dan hoax,” tukas Didi. [rml]

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Sabtu, 15 Desember 2018 - 11:10:58 WIB

Pelantikkan DPC Demokrat oleh SBY Terasa Gezah

PEKANBARU-riautribune: Sekalipun sempat didera oleh peristiwa perusakkan baleho dan bendera partai Demokrat, gesa pelantikkan DPC Demokrat se Riau tetap terasa. Disaksikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan pengurus DPP lainnya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau resmi dilantik. Pengurus dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu (15/12/18).

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:41:05 WIB

Dipasangkan Tanjak, dan dijamu Makanan Khas Melayu

PEKANBARU-riautribune: - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Tiba di Pekanbaru, tepat sebelum Sholat Jumat. Presiden RI ke 6 ini langsung di sambut dengan diserahkan Tanjak Riau, turut disambut oleh Gubernur Riau Wan Thamrin , Ketua MKA LAM Riau Al Azhar, Ketua DPD Demokrayt Riau Asri Auzar dan Sekretaris DPD Eddy Mohammad Yatim, Jumat (14/12).