Gubernur Riau Akan Digantikan Posisinya Oleh Wakil Gubernur Setelah Ditetapkan DCT Pada Pileg 2019

Dibaca: 20026 kali  Sabtu, 01 September 2018 | 10:45:30 WIB
Gubernur Riau Akan Digantikan Posisinya Oleh Wakil Gubernur Setelah Ditetapkan DCT Pada Pileg 2019
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang sudah mendaftar menjadi bakal calon anggota legislatif akan digantikan posisinya oleh Wakil Gubernur Wan Thamrin Hasyim usai yang bersangkutan ditetapkan dalam daftar calon tetap.

"Gubernur maju pileg, begitu DCT ditetapkan, maka wakil gubernur akan diangkat Presiden sebagai gubernur," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie di Pekanbaru, Jumat.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mendaftar sebagai bacaleg DPR RI Daerah Pemilihan Riau 1. Dia maju sebagai calon dari Partai Golkar dan kini sedang menunggu penetapan DCT pada 20 September oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau.

Asisten I mengatakan, karena Provinsi Riau memiliki wagub, maka bisa langsung dilantik menjadi gubernur. Menurutnya, secara nasional ada tujuh atau delapan gubernur yang maju Pileg DPR RI 2019 sehingga pelantikannya dimungkinkan serentak oleh Presiden.

Sementara itu, untuk pelantikan Gubernur Riau terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah 2018 lalu, dikatakan Ahmad akan dilantik pada Maret 2019. Itu berdasarkan masa jabatan Gubernur Riau saat ini yang berakhir pada Februari 2019.

"Berdasarkan berakhirnya masa jabatan, yang habis September pelantikan Oktober, yang November dilantik Desember, yang Februari pelantikannya Maret, dan Mei pelantikan Juni. Sampai hari ini resminya belum kita terima, tapi itu perencanaan pemerintah pusat," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam rentang waktu setelah habisnya jabatan Gubernur Riau Februari 2018 jelang pelantikan Maret, maka jabatannya akan diisi oleh pejabat gubernur. Nanti juga akan ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri siapa yang mengisi jabatan tersebut jelang Gubernur dan Wagub Riau terpilih Pilkada 2018 lalu yakni Syamsuar-Edy Natar Nasution dilantik Maret 2019.

Ditanyakan apakah ada kemungkinan penundaan pelantikan karena akan ada Pileg dan Pemilihan Presiden pada April 2019, Asisten I mengatakan bisa saja. "Bisa kalau ada peraturan pemerintah pengganti undang-undang, mana tahu karena pilpres untuk menjaga stabilitas," katanya.( antr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Kamis, 13 Desember 2018 - 17:37:49 WIB

SBY Berkunjung, Beri Spirit Kemenangan Untuk Demokrat Riau

Ketua Umum DPP Demokrat yang juga mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata juga berkunjung ke Riau bersamaan dengan agena Presiden Joko Widodo. Namun kedatangan itu disebut Ketua DPD Demokrat Riau hanya kebetulan belaka. Riauterkini-PEKANBARU- Akhir minggu ini, Presiden RI, Joko Widodo dan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum DPP Partai Demokrat akan mengunjungi Riau. Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Ketua DPD Demokrat Riau menegaskan, kunjungan Joko Widodo merupakan kunjungan kenegaraan berbeda dengan SBY yang mengunjungi Riau untuk acara partai dan bertemu masyarakat Riau. "Pak Jokowi itu kan dalam rangka tugas negara. Sedangkan Pak SBY, kunjungan partai dan menyapa masyarakat Riau," kata Asri Auzar dalam Jumpa Pers, Kamis (13/12/18). Rencananya, SBY beserta rombongan akan tiba di Riau pada Hari Jumat sekitar Jam 12:00 WIB. Sesampainya di Pekanbaru, SBY akan melaksanakan Sholat Jumat di mesjid yang dekat dengan Bandara SSK II. "Setelah Sholat Jumat, rombongan akan makan siang dan pada waktu malamnya, Pak SBY akan menghadiri pelantikan organisasi masyarakat Pacitan wilayah Riau," jelasnya. Keesokan harinya (Sabtu), SBY akan menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se-Riau yang dilanjutkan dengan pembekalan Caleg Partai Demokrat se-Riau. "Siang Sabtu, Ibu Ani (istri SBY) dijadwalkan akan ke Tenayan Raya, bertemu dengan masyarakat Nias dan masyarakat sekitar," jelas anggot DPRD Riau ini. Pada Sabtu malam, rombongan akan ke Pondok Pesantren Babussalam dan pagi minggu, SBY dan rombongan akan mengikuti acara Car Free Day di Jalan Sudirman, Pekanbaru. "Jadi tidak ada kesengajaan kedua tokoh nasional ini datang ke Riau, semua karena kebetulan saja. Pak Jokowi akan menerima gelar adat dari LAM, sementara Pak SBY sudah lama mendapatkan gelar adat dari LAM Riau. Pak SBY tidak akan hadir di LAM, tapi jika ada suatu hal di luar kemampuan kami, kami tidak tau itu," tutupnya.

Selasa, 11 Desember 2018 - 23:13:07 WIB

Timsel Seleksi KPU Kabupaten/Kota Diduga Lakukan Kecurangan

PEKANBARU-riautribune: Sejumlah peserta seleksi KPU Kabupaten/kota mempertanyakan hasil keputusan timsel KPU Kabupaten/kota wilayah II, Provinsi Riau, karena dianggap janggal. Demikian diungkapkan oleh Muhammad Sukriadi salah satu peserta seleksi KPU kabupaten Rokanhulu, perihalnya timsel tidak memperlihatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas